Perlindungan hukum terhadap konsumen Maskapai Penerbangan X akibat keterangan data nama dan nomor kursi pada Boarding Pass yang sama dengan konsumen yang lain berdasarkan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan konsumen

Show simple item record

dc.contributor.advisor Gunawan, Johannes
dc.contributor.author Ramadhan, Andra
dc.date.accessioned 2019-08-06T06:23:51Z
dc.date.available 2019-08-06T06:23:51Z
dc.date.issued 2018
dc.identifier.other skp37575
dc.identifier.uri http://hdl.handle.net/123456789/8664
dc.description 4304 - FH en_US
dc.description.abstract Di era globalisasi saat ini mengharuskan setiap orang melakukan pergerakan dengan cepat, hal ini yang menyebabkan jasa transportasi udara menjadi pilihan utama bagi konsumen dalam melakukan perjalanan ataupun melakukan pengiriman barang dibandingkan dengan berbagai jenis jasa transportasi lainnya. Hal ini dikarenakan penggunaan jasa transportasi udara lebih efisien dan cepat. Salah satu jenis jasa transportasi udara yang sering digunakan oleh konsumen dalam melakukan perjalanan ataupun pengiriman barang adalah jasa transportasi pesawat terbang. Di Indonesia, pesawat terbang merupakan salah satu transportasi utama. Oleh karena itu Indonesia memiliki banyak maskapai penerbangan. Baik maskapai penerbangan yang dikelola oleh pihak swasta maupun pihak pemerintah yang biasa disebut dengan Badan Usaha Milik Negara. Pada dasarnya dalam kegiatan jasa transportasi udara terdapat dua pihak yang terlibat, yaitu pihak pelaku usaha sebagai penyedia jasa transportasi penerbangan dalam hal ini adalah perusahaan maskapai penerbangan dan pihak pengguna jasa transportasi dalam hal ini disebut sebagai penumpang. Perusahaan maskapai penerbangan selaku pihak penyedia usaha dan penumpang selaku konsumen atau pihak pengguna jasa tersebut terikat oleh suatu perjanjian, yaitu perjanjian pengangkutan. Sebagaimana layaknya suatu perjanjian, maka di dalam perjanjian pengangkutan antara pihak pengangkut atau perusahaan maskapai penerbangan dan pihak pengguna jasa atau penumpang terdapat hubungan hukum yang bersifat keperdataan yang di dalamnya terkandung hak dan kewajiban yang harus dipenuhi dan dilaksanakan. Akan tetapi, pelanggaran akan hak-hak konsumen sangat riskan terjadi. Oleh karena itu, maka hukum perlindungan konsumen menjadi suatu hal yang sangat penting dalam hal mengatur hak dan kewajiban yang harus dipenuhi dan dilaksanakan oleh konsumen dan pelaku usaha terutama di dalam pelaksanaan kegiatan penerbangan. en_US
dc.language.iso Indonesia en_US
dc.publisher Program Studi Ilmu Hukum Fakultas Hukum - UNPAR en_US
dc.title Perlindungan hukum terhadap konsumen Maskapai Penerbangan X akibat keterangan data nama dan nomor kursi pada Boarding Pass yang sama dengan konsumen yang lain berdasarkan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan konsumen en_US
dc.type Undergraduate Theses en_US
dc.identifier.nim/npm NPM2013200207
dc.identifier.nidn/nidk NIDN0412115201
dc.identifier.kodeprodi KODEPRODI605#Ilmu Hukum


Files in this item

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record

Search UNPAR-IR


Advanced Search

Browse

My Account