Kesesuaian antara tujuan konsep keadilan restoratif dengan penerapannya dalam kasus-kasus tindak pidana penyalahgunaan narkotika yang ada di media massa

Show simple item record

dc.contributor.advisor Prastowo, Robertus Bambang Budi
dc.contributor.author Teria, Amanda Filia
dc.date.accessioned 2024-07-22T04:32:49Z
dc.date.available 2024-07-22T04:32:49Z
dc.date.issued 2024
dc.identifier.other skp44598
dc.identifier.uri http://hdl.handle.net/123456789/17796
dc.description 5195 - FH en_US
dc.description.abstract Hukum di Indonesia hingga saat ini masih sering menggunakan pemidanaan sebagai jalan utama dalam menyelesaikan suatu perkara pidana yang dianggap kurang efektif, sehingga melahirkan konsep keadilan restoratif. Keadilan restoratif adalah konsep di mana penyelesaian perkara dilakukan dengan mempertemukan pihak yang berkonflik dan memulihkan keadaan seperti sebelum terjadinya tindak pidana. Pada tindak pidana penyalahgunaan narkotika yang merupakan tindak pidana tanpa korban menjadikan konsep keadilan restoratif yang diterapkan sedikit berbeda dengan kasus lainnya. Dari hal tersebut, yang menjadi masalah dalam penelitian ini adalah “apakah keadilan restoratif diterapkan sesuai dengan teorinya”. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesesuaian antara teori tujuan keadilan restoratif dengan penerapannya dalam kasus-kasus tindak pidana penyalahgunaan narkotika yang ada di media massa. Metode yang digunakan dalam penulisan ini adalah deskriptif analitis. Sampel dalam penelitian ini adalah beberapa kasus penyalahgunaan narkotika yang ada di media massa. Teknik pengambilan sampel data menggunakan bahan kepustakaan. Teknik analisis data menggunakan teori tujuan keadilan restoratif mengenai keadilan restoratif terhadap pengguna narkotika dengan analisis deskriptif, yaitu menganalisis masalah dan dikaitkan dengan tujuan penelitian, kemudian memberikan jawaban terhadap permasalahan yang ada pada rumusan masalah. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa penerapan keadilan restoratif hampir sesuai dengan teori tujuan keadilan restoratif dan tidak sepenuhnya sesuai dengan peraturan perundang-undangan di Indonesia. Hal ini ditunjukan dari hasil analisis, yakni masih adanya residivis karena belum sembuh dari kecanduannya dan masih adanya pelaku yang diberlakukan restorative justice tetapi sulit untuk reintegrasi dengan masyarakat. Kemudian ada beberapa kasus di mana pelaku seharusnya tidak dapat diberlakukan restorative justice berdasarkan batas maksimum kepemilikan pada saat penangkapan, tetapi masih dilakukan restorative justice. en_US
dc.language.iso Indonesia en_US
dc.publisher Program Studi Hukum Fakultas Hukum - UNPAR en_US
dc.subject NARKOTIKA en_US
dc.subject MEDIA MASSA en_US
dc.subject RESTORATIVE JUSTICE en_US
dc.subject KEADILAN RESTORATIF en_US
dc.title Kesesuaian antara tujuan konsep keadilan restoratif dengan penerapannya dalam kasus-kasus tindak pidana penyalahgunaan narkotika yang ada di media massa en_US
dc.type Undergraduate Theses en_US
dc.identifier.nim/npm NPM6052001291
dc.identifier.nidn/nidk NIDN0419116502
dc.identifier.kodeprodi KODEPRODI605#Ilmu Hukum


Files in this item

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record

Search UNPAR-IR


Advanced Search

Browse

My Account