Legalitas Air Defense Identification Zone (ADIZ) Indonesia berdasarkan hukum internasional

Show simple item record

dc.contributor.advisor Moeliono, Tristam Pascal
dc.contributor.author Setiadi, Kevin
dc.date.accessioned 2022-07-07T02:15:45Z
dc.date.available 2022-07-07T02:15:45Z
dc.date.issued 2021
dc.identifier.other skp41848
dc.identifier.uri http://hdl.handle.net/123456789/13061
dc.description 4821 - FH en_US
dc.description.abstract Pada tahun 2018 Pemerintah Indonesia mengeluarkan Peraturan Pemerintah Nomor 4 Tahun 2018 tentang Pengamanan Wilayah Udara atau yang biasa disingkat sebagai PP Pamwilud. Peraturan tersebut merupakan implementasi dari perintah Undang-Undang Penerbangan untuk membuat ketentuan mengenai pengamanan wilayah udara dan ditetapkan dalam bentuk Peraturan Pemerintah. Dalam PP Pamwilud tersebut, salah satu hal yang diatur adalah mengenai pembentukan air defense identification zone atau ADIZ. Kendati demikian, PP Pamwilud tersebut mengandung ketentuan ADIZ yang menyimpang dari ketentuan hukum internasional. Hal tersebut menimbulkan pertanyaan apakah pembentukan ADIZ Indonesia telah sesuai dengan ketentuan hukum internasional. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa PP Pamwilud memerlukan penyesuaian lebih lanjut dengan hukum internasional. Kata Kunci: ADIZ, Indonesia, Hukum Udara, Chicago Convention 1944, PP Pamwilud, Wilayah Udara, Airspace, Batas Wilayah --- In 2018, the Indonesian Government enacted Government Regulation Number 4 of 2018 on Airspace Security (Peraturan Pemerintah Nomor 4 Tahun 2018 tentang Pengamanan Wilayah Udara). The regulation implements a mandate to the Indonesian Government to establish a regulation to safekeeping Indonesian Airspace under the Aviation Act of 2009. One of the features found under the provision is concerning the establishment of ADIZ. Nevertheless, the Government Regulation contains ADIZ’s provisions that do not align with international law. Consequently, such rules raise the question of whether the establishment of Indonesia's ADIZ is following international law. The research will show that the Government Regulation on Airspace Security requires further harmonization with the applicable international law. en_US
dc.language.iso Indonesia en_US
dc.publisher Program Studi Ilmu Hukum Fakultas Hukum - UNPAR en_US
dc.subject ADIZ en_US
dc.subject Indonesia en_US
dc.subject Hukum Udara en_US
dc.subject Chicago Convention 1944 en_US
dc.subject PP Pamwilud en_US
dc.subject Wilayah Udara en_US
dc.subject Airspace en_US
dc.subject Batas Wilayah en_US
dc.title Legalitas Air Defense Identification Zone (ADIZ) Indonesia berdasarkan hukum internasional en_US
dc.type Undergraduate Theses en_US
dc.identifier.nim/npm NPM2016200138
dc.identifier.nidn/nidk NIDN0402026501
dc.identifier.kodeprodi KODEPRODI605#Ilmu Hukum


Files in this item

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record

Search UNPAR-IR


Advanced Search

Browse

My Account