Tinjauan mengenai keabsahan aset daerah sebagai jaminan obligasi daerah

Show simple item record

dc.contributor.advisor Soetoprawiro, Koerniatmanto
dc.contributor.author Anindya, Nadhira
dc.date.accessioned 2022-06-28T01:58:54Z
dc.date.available 2022-06-28T01:58:54Z
dc.date.issued 2021
dc.identifier.other skp41824
dc.identifier.uri http://hdl.handle.net/123456789/13037
dc.description 4797 - FH en_US
dc.description.abstract Daerah dapat melakukan pinjaman daerah yang salah satunya bersumber dari masyarakat yang disebut dengan obligasi daerah. Obligasi daerah menjadi alternatif pembiayaan untuk membantu pembangunan di daerah. Obligasi daerah secara normatif diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 56 Tahun 2018 tentang Pinjaman Daerah. Dalam Pasal 4 ayat (4) Peraturan Pemerintah Nomor 56 Tahun 2018 tentang Pinjaman Daerah mengatur mengenai kegiatan yang dibiayai oleh obligasi daerah beserta barang milik daerah yang melekat dapat dijadikan jaminan penerbitan obligasi daerah. Namun, dalam Pasal 4 ayat (3) Peraturan Pemerintah Nomor 56 Tahun 2018 tentang Pinjaman Daerah mengatur bahwa barang milik daerah tidak boleh dijadikan jaminan pinjaman daerah. Kepastian hukum barang milik daerah yang dijadikan jaminan penerbitan obligasi daerah didasarkan pada Undang Undang Nomor 1 Tahun 2004 tentang Perbendaharaan Negara. en_US
dc.language.iso Indonesia en_US
dc.publisher Program Studi Ilmu Hukum Fakultas Hukum - UNPAR en_US
dc.subject Aset Daerah en_US
dc.subject Jaminan en_US
dc.subject Obligasi Daerah en_US
dc.title Tinjauan mengenai keabsahan aset daerah sebagai jaminan obligasi daerah en_US
dc.type Undergraduate Theses en_US
dc.identifier.nim/npm NPM2016200043
dc.identifier.nidn/nidk NIDN0425025301
dc.identifier.kodeprodi KODEPRODI605#Ilmu Hukum


Files in this item

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record

Search UNPAR-IR


Advanced Search

Browse

My Account