Konsepsi penggunaan argumen asas self determination untuk meminta kemerdekaan Papua oleh organisasi Papua Merdeka

Show simple item record

dc.contributor.advisor Juanita, Grace
dc.contributor.author Sinurat, Pesta Togi Permata
dc.date.accessioned 2020-06-18T02:35:00Z
dc.date.available 2020-06-18T02:35:00Z
dc.date.issued 2019
dc.identifier.other skp39611
dc.identifier.uri http://hdl.handle.net/123456789/11070
dc.description 4534 - FH en_US
dc.description.abstract Hak menentukan nasib sendiri telah menjadi salah satu bagian dari Hak Asasi Manusia yang diperjuangkan oleh masyarakat internasional dan telah disahkan dalam pasal 1 ayat 2 Piagam PBB. Pada umumnya, kelompok yang melakukan hak untuk menentukan nasib sendiri ini dilakukan oleh sekelompok individu yang kurang diperhatikan oleh pemerintah negaranya sehingga ingin melakukan pemisahan wilayah dari negara asalnya. Salah satu wilayah yang ingin menentukan nasib sendiri di Indonesia adalah wilayah Papua. Dalam melaksanakan penentuan nasib sendiri, Papua membentuk sebuah kelompok yang dikenal dengan Organisasi Papua Merdeka. Organisasi Papua Merdeka mempunyai peran penting dalam gerakan separatis di Papua dalam pelaksanaan pemisahan wilayah dari Indonesia. Hal tersebut tentu mendapatkan perhatian dari pemerintah Indonesia. en_US
dc.language.iso Indonesia en_US
dc.publisher Program Studi Ilmu Hukum Fakultas Hukum - UNPAR en_US
dc.subject Gerakan Separatis en_US
dc.subject Organisasi Papua Merdeka en_US
dc.subject Hak Menentukan Nasib Sendiri en_US
dc.title Konsepsi penggunaan argumen asas self determination untuk meminta kemerdekaan Papua oleh organisasi Papua Merdeka en_US
dc.type Undergraduate Theses en_US
dc.identifier.nim/npm NPM2015200070
dc.identifier.nidn/nidk NIDN0430038401
dc.identifier.kodeprodi KODEPRODI605#Ilmu Hukum


Files in this item

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record

Search UNPAR-IR


Advanced Search

Browse

My Account