Tinjauan yuridis bagi ahli waris yang kehilangan tanah warisan akibat jual beli oleh ahli waris lain berdasarkan Kitab Undang-Undang Hukum Perdata

Show simple item record

dc.contributor.advisor Gandawidjaja, Yanly
dc.contributor.author Fadhilaswari, Nadhira Putri
dc.date.accessioned 2020-02-21T05:44:57Z
dc.date.available 2020-02-21T05:44:57Z
dc.date.issued 2019
dc.identifier.other skp38899
dc.identifier.uri http://hdl.handle.net/123456789/10141
dc.description 4488 - FH en_US
dc.description.abstract Kematian merupakan peristiwa hukum yang pasti dialami oleh setiap manusia. Akibat hukum yang timbul dari kematian seseorang tersebut adalah terjadinya proses pewarisan yaitu proses bagaimana pengurusan dan kelanjutan harta warisan yang dalam penelitian ini adalah tanah, yang ditinggalkan pewaris kepada ahli warisnya. Hukum yang mengatur mengenai proses pewarisan yang fokus dalam penelitian ini adalah Hukum Waris Perdata Barat. Tidak menutup kemungkinan terdapat adanya keadaan beberapa ahli waris secara bersama-sama dengan ahli waris lainnya yang juga berkedudukan sebagai ahli waris memiki hak waris dan hak milik atas tanah warisan. Dalam praktek sering kali terjadi salah seorang ahli waris yang menjual tanah warisan yang merupakan hak milik bersama tanpa persetujuan dan sepengetahuan ahli waris lainnya, sehingga menyebabkan ahli waris lain kehilangan hak waris dan tidak lagi menguasai harta warisan. Metode penelitian yang digunakan dalam penulisan ini adalah metode penelitian yuridis normatif dengan meneliti bahan pustaka yang ada. Sumber hukum primer dalam penelitian ini adalah Kitab Undang-Undang Hukum Perdata serta peraturan lain yang terkait. Sumber hukum sekunder dalam penelitian ini adalah buku-buku, jurnal-jurnal serta website yang berkaitan dengan penelitian ini. Sumber hukum tersier terdiri dari Kamus Besar Bahasa Indonesia, Kamus Hukum. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah pertama, bahwa ahli waris yang kehilangan tanah warisan yang merupakan tanah dengan hak milik bersama dapat mempertahankan hak waris atas tanah warisan berdasarkan Hak Revindicatie yang dimiliki ahli waris berdasarkan Hak Saisine dan surat keterangan ahli waris. Kedua, akibat hukum dari tidak terpenuhinya syarat-syarat sah perjanjian jual beli menurut KUHPerdata dan UUPA dikemudian hari adalah perjanjian batal demi hukum. en_US
dc.language.iso Indonesia en_US
dc.publisher Program Studi Ilmu Hukum Fakultas Hukum - UNPAR en_US
dc.subject Hukum Waris Perdata Barat en_US
dc.subject Ahli Waris en_US
dc.subject Hak Revindicatie en_US
dc.subject Perjanjian Jual Beli Tanah Warisan en_US
dc.title Tinjauan yuridis bagi ahli waris yang kehilangan tanah warisan akibat jual beli oleh ahli waris lain berdasarkan Kitab Undang-Undang Hukum Perdata en_US
dc.type Undergraduate Theses en_US
dc.identifier.nim/npm NPM2015200020
dc.identifier.nidn/nidk NIDN0406037302
dc.identifier.kodeprodi KODEPRODI605#Ilmu Hukum


Files in this item

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record

Search UNPAR-IR


Advanced Search

Browse

My Account