Analisa occupancy rate pada tingkat breakevent point di Hotel C - Balai Pertemuan B

Show simple item record

dc.contributor.advisor Pattiwael, Judith Felicia Irawan
dc.contributor.author Wardhana, Monica Kezia
dc.date.accessioned 2018-07-03T01:39:26Z
dc.date.available 2018-07-03T01:39:26Z
dc.date.issued 2018
dc.identifier.other skp36029
dc.identifier.uri http://hdl.handle.net/123456789/6321
dc.description 23064 - FE en_US
dc.description.abstract Industri perhotelan menjadi salah satu tulang punggung yang mendukung pembangunan sektor pariwisata. Sektor pariwisata yang merupakan salah satu sektor yang memberikan kontribusi cukup besar dalam perekonomian Indonesia, saling berkaitan erat dengan industri perhotelan. Di sinilah industri perhotelan berperan penting sebagai tolak ukur untuk mengetahui seberapa banyak wisatawan yang berkunjung ke suatu daerah khususnya Jawa Barat dilihat dari occupancy rate. Menurut Badan Pusat Statistik occupancy rate Jawa Barat berada pada angka 42,23% pada tahun 2015 dan 53,38% pada tahun 2016. Balai Pertemuan B sudah berdiri sejak 1879 di Kota Bandung. Balai Pertemuan B merupakan balai yang terdiri dari 3 departemen yaitu restaurant, club dan hotel. Namun dalam penyampaian laporan keuangan tidak terpisah antara satu departemen dengan departemen yang lain. Hotel C yang merupakan salah satu dari departemen di Balai Pertemuan B, mengalami penurunan tingkat hunian atau occupancy rate menjadi 39,71%. Penurunan ini berdampak pada penurunan marjin laba kotor dari 39% di tahun 2013 menjadi 25% di tahun 2016. Hal ini mengakibatkan semakin menipisnya laba yang diperoleh oleh Hotel C yang berdampak pada semakin mengecilnya kontribusi pendapatan Hotel C dibandingkan dengan kedua departemen yang lain. Perhitungan marjin laba kotor untuk memperoleh occupancy rate pada tingkat breakevent point dengan menggunakan metode weighted average untuk meramalkan beban Hotel C. Skenario 1 diberi pembobotan dengan proporsi 15% untuk tahun 2013, 20% untuk tahun 2014, 30% untuk tahun 2015 dan 35% untuk tahun 2016. Sedangkan skenario 2 diberi pembobotan dengan proporsi 20% untuk tahun 2013, 25 % untuk tahun 2014, 25% untuk tahun 2015 dan 30% untuk tahun 2016. Occupancy rate Hotel C pada tahun 2016 sudah mencapai 39,71%, sehingga perhitungan marjin laba kotor untuk kedua skenario dimulai dari tingkat di bawah 39,71%. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa occupancy rate pada tingkat breakevent point adalah berada pada 26%. Dengan demikian ketika occupancy rate berada di bawah 26% maka Hotel C mengalami kerugian. Tidak adanya penyampaian laporan keuangan yang terpisah antara satu departemen dengan departemen yang lain menyebabkan perusahaan tidak dapat mengetahui secara pasti kondisi keuangan dari masing-masing departemen. Dengan demikian, perlu dibuat laporan keuangan secara terpisah yang telah dibuatkan oleh penulis. Selain itu, Hotel C berada dalam kondisi yang kurang baik di mana hal ini dapat terlihat dari penurunan marjin laba kotor selama 4 tahun terakhir yaitu dari tahun 2013 sampai 2016. Penurunan marjin laba kotor disebabkan karena penurunan occupancy rate yang sudah menyentuh tingkat 39,71% pada tahun 2016. Tingkat hunian hotel untuk Jawa Barat, berdasarkan data Badan Pusat Statistik untuk tahun 2015 sebesar 42,23% dan tahun 2016 adalah sebesar 53.38%. Dengan demikian occupancy rate Hotel C sudah berada di bawah occupancy rate Hotel secara umum di Jawa Barat. Breakevent point Hotel C - kondisi di mana perusahaan tidak mendapatkan keuntungan maupun kerugian - ketika occupancy rate pada level 26%. Hasil penelitian ini menunjukkan ketika occupancy rate berada di bawah 26% maka mengalami kerugian. Kerugian sebesar Rp.10,690,699 untuk occupancy rate 25% pada skenario 1 dan kerugian sebesar Rp.8,333,260 pada occupancy rate 25% untuk skenario 2. en_US
dc.publisher Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi - UNPAR en_US
dc.subject occupancy rate en_US
dc.subject breakevent point en_US
dc.subject marjin laba kotor en_US
dc.subject forecasting en_US
dc.title Analisa occupancy rate pada tingkat breakevent point di Hotel C - Balai Pertemuan B en_US
dc.type Undergraduate Theses en_US
dc.identifier.nim/npm NPM2014120004
dc.identifier.nidn/nidk NIDN0430116502
dc.identifier.kodeprodi KODEPRODI603#Manajemen


Files in this item

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record

Search UNPAR-IR


Advanced Search

Browse

My Account