Evaluasi penerapan konsep bioklimatik pada bangunan Rad+Ar Hq

Show simple item record

dc.contributor.advisor Gunawan, Yenny
dc.contributor.author Sirait, Benno Tumpak Ahimsa
dc.date.accessioned 2023-01-16T06:42:47Z
dc.date.available 2023-01-16T06:42:47Z
dc.date.issued 2021
dc.identifier.other skp41265
dc.identifier.uri http://hdl.handle.net/123456789/14177
dc.description 6330 - FTA en_US
dc.description.abstract Dengan tingginya emisi yang disebabkan dari bangunan, baik dalam proses pembangunan ataupun pada saat digunakan, perlu adanya penyikapan dalam menciptakan arsitektur yang lebih berkelanjutan. Upaya dalam arsitektur yang berkelanjutan salah satunya dapat dilihat dengan pengembangan konsep arsitektur bioklimatik. Arsitektur bioklimatik menjadi salah satu cara dalam upaya mengurangi emisi yang dihasilkan baik dalam pembangunan atau penggunaan dari sebuah bangunan. Dalam penerapannya, arsitektur bioklimatik berupaya menciptakan kondisi lingkungan yang nyaman bagi pengguna bangunan dengan memodifikasi kondisi lingkungan yang sudah ada. Arsitektur bioklimatik berupaya menciptakan kenyamanan bagi penggunanya dengan menggunakan energi yang seminimal mungkin. Teori dan penerapan arsitektur bioklimatik sudah ada sejak abad ke 20 namun perkembangannya di Indonesia baru belakangan ini terlihat. Arsitektur di Indonesia seringkali meniru atau menjiplak arsitektur di luar negeri dengan iklim berbeda yang menciptakan bangunan yang tidak nyaman bagi penggunanya dan juga boros penggunaan energinya. Letak Indonesia di iklim tropis masih belum banyak dikembangkan penerapannya dalam arsitektur modern yang kini dominan. Penelitian ini dilakukan berdasarkan studi awal yang dilakukan dengan mengkaji bangunan RAD+ar HQ sebagai objek studi dengan konsep arsitektur bioklimatik. Tujuan dilakukan penelitian ini untuk mempelajari penerapan konsep bioklimatik di Indonesia. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah metode kualitatif dimana bangunan dilakukan perbandingan antara konsep bioklimatik dan penerapan yang terbangun pada bangunan RAD+ar HQ. Dalam penelitian dilakukan pengambilan data fisik, data pengukuran kondisi lingkungan, data wawancara arsitek, dan data wawancara persepsi untuk melakukan pengkajian terhadap bagaimana penerapan konsep bioklimatik pada bangunan RAD+ar HQ dan bagaimana persepsi pengguna bangunan terhadap kenyamanan pada bangunan RAD+ar HQ. Dari penelitian tersebut, didapatkan bahwa penerapan konsep bioklimatik pada bangunan RAD+ar HQ belum sepenuhnya. Pengguna bangunan RAD+ar HQ sebagian besar sudah merasa nyaman secara termal dan visualnya namun belum semua pengguna merasa nyaman secara termal, hal ini dapat disebabkan dari kondisi termal pada mayoritas ruangannya berada diluar standar kenyamanan termal. Kedepannya diahrapkan penerapana arsitektur bioklimatik dapat diterapkan lebih banyak lagi demi pengembangan teknologi bangunan pada iklim tropis. Bangunan ini sudah menerapkan arsitektur bioklimatik walaupun belum sepenuhnya diterapkan. en_US
dc.language.iso Indonesia en_US
dc.publisher Program Studi Arsitektur Fakultas Teknik - UNPAR en_US
dc.subject Arsitektur bioklimatik en_US
dc.subject Arsitektur tropis en_US
dc.subject RAD+ar Headquarters en_US
dc.title Evaluasi penerapan konsep bioklimatik pada bangunan Rad+Ar Hq en_US
dc.type Undergraduate Theses en_US
dc.identifier.nim/npm NPM2017420143
dc.identifier.nidn/nidk NIDN0430117602
dc.identifier.kodeprodi KODEPRODI611#Arsitektur


Files in this item

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record

Search UNPAR-IR


Advanced Search

Browse

My Account