Analisis budaya organisasi pada Event Organizer Orva Motion menggunakan Organizational Culture Assessment Instrument (OCAI)

Show simple item record

dc.contributor.advisor Hadisoepadma, A.
dc.contributor.author Chandra, Evan Abilio
dc.date.accessioned 2022-11-11T06:00:54Z
dc.date.available 2022-11-11T06:00:54Z
dc.date.issued 2021
dc.identifier.other skp42267
dc.identifier.uri http://hdl.handle.net/123456789/13698
dc.description 24457 - FE en_US
dc.description.abstract Pandemi COVID-19 yang melanda Indonesia selama lebih dari 1 tahun menyebabkan industri event organizer mengalami kerugian yang cukup besar. Untuk dapat menyesuaikan diri dengan perubahan situasi, budaya organisasi yang kuat dapat membantu organisasi dalam mempertahankan bisnisnya. Oleh karena itu, penting bagi organisasi untuk mengetahui budaya yang ada di dalamnya. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui dan melakukan analisis terhadap budaya organisasi yang ada di Orva Motion saat ini dan yang diharapkan di masa mendatang. Dari penelitian ini akan dibuat pemetaan budaya organisasi yang ada di Orva Motion untuk mengetahui tipe budaya, kekuatan, kesenjangan, dan keselarasannya. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner Organizational Culture Assessment Instrument (OCAI) yang disebarkan kepada 30 karyawan tetap di Orva Motion. Pengolahan data dilakukan sesuai dengan sistematika perhitungan yang terdapat dalam OCAI. Analisis yang dilakukan dengan menggunakan rata-rata nilai. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tipe budaya organisasi di Orva Motion saat ini didominasi oleh tipe budaya Market dengan poin rata-rata sebesar 36,8 poin. Tipe budaya Market merupakan budaya yang paling dominan dibandingkan budaya Clan, Adhocracy, dan Hierarchy. Budaya organisasi yang diharapkan mendominasi pada 5 tahun ke depan adalah budaya Clan dengan poin rata-rata sebesar 31,1 poin. Tipe budaya Clan diharapkan menjadi budaya yang paling dominan dibandingkan budaya Market dan Hierarchy. Sedangkan dengan budaya Adhocracy tidak memiliki selisih poin yang jauh dengan budaya Clan. Hasil ini menandakan terdapat kesenjangan budaya antara budaya saat ini dengan budaya yang diharapkan. en_US
dc.language.iso Indonesia en_US
dc.publisher Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi - UNPAR en_US
dc.subject Budaya Organisasi en_US
dc.subject OCAI en_US
dc.title Analisis budaya organisasi pada Event Organizer Orva Motion menggunakan Organizational Culture Assessment Instrument (OCAI) en_US
dc.type Undergraduate Theses en_US
dc.identifier.nim/npm NPM2017120202
dc.identifier.kodeprodi KODEPRODI603#Manajemen


Files in this item

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record

Search UNPAR-IR


Advanced Search

Browse

My Account