Ragam tektonika pada ruang antara Kompleks Komunitas Salihara dilihat melalui Series of Space

Show simple item record

dc.contributor.advisor Sihotang, Jonathan Hans Yoas
dc.contributor.author Fachreza, Ahmad Zabel
dc.date.accessioned 2019-08-03T06:42:49Z
dc.date.available 2019-08-03T06:42:49Z
dc.date.issued 2018
dc.identifier.other skp37144
dc.identifier.uri http://hdl.handle.net/123456789/8615
dc.description 5963 - FTA en_US
dc.description.abstract Komunitas Salihara merupakan sebuah ruang pameran yang mewadahi program-program kesenian kontemporer. Di samping itu, Komunitas Salihara menjadi tempat berkumpul bagi berbagai kelompok minat, misalnya sastrawan, pembuat film, koreografer, arsitek muda, peminat filsafat, penerjemah, pencinta buku dan lain-lain. Komunitas Salihara dapat juga disebut pusat kebudayaan alternatif karena tidak dimiliki oleh pemerintah pusat, pemerintah daerah ataupun kedutaan asing. Visi Komunitas Salihara adalah memelihara kebebasan berpikir dan berekspresi, menghormati perbedaan dan keragaman, serta menumbuhkan dan menyebarkan kekayaan artistik dan intelektual. Kompleks Komunitas Salihara memiliki 5 bangunan yang memiliki fungsi utama yang berbeda-beda. Setiap bangunan memiliki keunikannya masing-masing karena aspek tektonika yang digunakan pada setiap arsitek sangat berbeda, selain karena idealisme setiap arsitek, era pun juga mempengaruhi proses perancangan desain. Andra Matin, Adi Purnomo dan Marco Kusumawijaya merupakan arsitek yang lebih senior jika dibandingkan dengan Danny Wicaksono dan Andro Kaliandi. Namun jika dilihat secara keseluruhan, bangunan-bangunan yang ada di kompleks ini saling terintegrasi dan harmonis satu sama lain, terutama jika dilihat dari perspektif pengunjung yang tidak mengetahui latar belakang perancangan Komunitas Salihara. Hal tersebut disebabkan oleh penerapan tone warna yang serupa yaitu beton ekspos pada keseluruhan bangunan yang menjadi datum utama. Dengan adanya kelima bangunan dalam satu kompleks Salihara, hal ini menciptakan sebuah tatanan ruang fisik spasial yang menarik untuk ditelaah karena ruang antara yang terbentuk akibat adanya bangunan-bangunan tersebut. Keragaman tektonika pada ruang antara tersebut dapat diteliti lebih dalam melalui series of space dengan menggunakan metode path and nodes untuk mengkaji ragam tektonika pada setiap segmen ruang yang ada. Dengan demikian, dapat diteliti lebih lanjut mengenai ragam tektonika pada ruang antara kompleks Komunitas Salihara yang dilihat melalui series of space tersebut. en_US
dc.language.iso Indonesia en_US
dc.publisher Program Studi Arsitektur Fakultas Teknik - UNPAR en_US
dc.subject tektonika en_US
dc.subject ruang antara en_US
dc.subject series of space en_US
dc.subject komunitas salihara en_US
dc.title Ragam tektonika pada ruang antara Kompleks Komunitas Salihara dilihat melalui Series of Space en_US
dc.type Undergraduate Theses en_US
dc.identifier.nim/npm NPM2014420013
dc.identifier.nidn/nidk NIDN0425097903
dc.identifier.kodeprodi KODEPRODI611#Arsitektur


Files in this item

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record

Search UNPAR-IR


Advanced Search

Browse

My Account