Kerja sama KKP RI-FAO dalam implementasi kebijakan ekonomi biru Indonesia dengan studi kasus The Lombok Blue Economy Implementation Program

Show simple item record

dc.contributor.advisor Apresian, Stanislaus Risadi
dc.contributor.author Anjani, Adriana
dc.date.accessioned 2018-07-10T02:31:28Z
dc.date.available 2018-07-10T02:31:28Z
dc.date.issued 2018
dc.identifier.other skp35972
dc.identifier.uri http://hdl.handle.net/123456789/6388
dc.description 8239 - FISIP en_US
dc.description.abstract Indonesia merupakan negara kepulauan yang kaya akan sumber daya dan potensi maritim. Sumber daya dan potensi tersebut apabila dikembangkan secara optimal, maka industri maritim dapat menghasilkan keuntungan bagi masyarakat, khususnya masyarakat pesisir Indonesia. Kebijakan nasional berbasis ekonomi biru merupakan hal yang baru bagi Indonesia. Untuk mewujudkan kebijakan tersebut secara integratif, Indonesia perlu melakukan kerja sama dengan aktor internasional. Penelitian ini membahas kerja sama Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia (KKP-RI) dengan Food and Agriculture Organizations of the United Nations (FAO) untuk berkolaborasi dalam studi kasus program The Lombok Blue Economy Implementation Program yang dilaksanakan selama tahun 2014-2015. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis kerja sama yang terjadi antara KKP RI-FAO menggunakan teori fungsionalisme David Mitrany. Selain itu, penelitian ini juga melihat bagaimana kerja sama tersebut memiliki dampak pada aspek ekonomi, lingkungan, dan sosial masyarakat Kabupaten Lombok Tengah dan Lombok Timur. Penelitian menjelaskan bahwa kerja sama yang dilakukan oleh KKP RI-FAO telah berlangsung fungsional, namun peranan dominan tetap dipegang oleh pihak KKP RI. Selain itu, prinsip-prinsip ekonomi biru dijalankan dengan baik tetapi terdapat beberapa kendala yang menghambat kelancaran penerapan konsep ekonomi biru secara integratif di Lombok, seperti ketersediaan teknologi dan modal. Kendala tersebut sebaiknya diantisipasi oleh pemerintah Indonesia apabila pemerintah ingin menerapkan kebijakan ekonomi biru di wilayah Indonesia lainnya di masa depan. Pendampingan dan pengawasan terhadap program kerja sama sangat penting terutama dari berbagai pihak terkait untuk menjamin transparansi dan membawa manfaat bagi masyarakat setempat. en_US
dc.publisher Program Studi Ilmu Hubungan Internasional Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik - UNPAR en_US
dc.subject Ekonomi Biru en_US
dc.subject Kerja Sama KKP RI-FAO en_US
dc.subject The Lombok Blue Economy Implementation Program en_US
dc.title Kerja sama KKP RI-FAO dalam implementasi kebijakan ekonomi biru Indonesia dengan studi kasus The Lombok Blue Economy Implementation Program en_US
dc.type Undergraduate Theses en_US
dc.identifier.nim/npm NPM2014330112
dc.identifier.nidn/nidk NIDN0409048801
dc.identifier.kodeprodi KODEPRODI609#Ilmu Hubungan Internasional


Files in this item

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record

Search UNPAR-IR


Advanced Search

Browse

My Account