Kerja sama institusi antikorupsi lokal dengan internasional dalam pemberantasan korupsi di Indonesia (2012-2015)

Show simple item record

dc.contributor.advisor Apresian, Stanislaus Risadi
dc.contributor.author Malta, Saraswati Kartika
dc.date.accessioned 2018-07-10T02:22:48Z
dc.date.available 2018-07-10T02:22:48Z
dc.date.issued 2018
dc.identifier.other skp35971
dc.identifier.uri http://hdl.handle.net/123456789/6386
dc.description 8238 - FISIP en_US
dc.description.abstract Korupsi bukan lagi menjadi permasalahan nasional, melainkan sudah menjadi permasalahan internasional. Korupsi berkembang secara meluas, pesat dan sistematis, termasuk di Indonesia. Korupsi telah memberikan dampak negatif terhadap pelaksanaan pembangunan di Indonesia, terutama di bidang ekonomi, sosial, politik dan hukum. Berdasarkan teori liberalisme institusional, institusi internasional memiliki peran penting dalam menentukan dan merealisasikan tujuan kolektif. UNODC, sebagai institusi internasional memiliki peran untuk membantu dan bekerja sama dengan Indonesia dalam memberantas korupsi di negaranya melalui Country Programme Indonesia 2012-2015, sebagai wujud dalam merealisasikan tujuan kolektif, memberantas korupsi secara global. Berdasarkan hal tersebut, penulis merumuskan pertanyaan penelitian, “bagaimana kerja sama institusi antikorupsi lokal dengan internasional dalam pemberantasan korupsi di Indonesia tahun 2012-2015?” Untuk menjawab pertanyaan tersebut, peneliti menggunakan metode penelitian kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif-analitis, serta teknik pengumpulan data primer dan sekunder. Penelitian ini menemukan bahwa bentuk kerja sama yang dilakukan oleh kedua belah pihak untuk mendorong upaya pemberantasan korupsi di Indonesia adalah dengan mengidentifikasi dan menginvestigasi praktik korupsi yang dilakukan oleh pejabat publik dan pemerintah, meningkatkan partisipasi dan keterlibatan masyarakat sipil dan media dalam memberantas korupsi dan mengidentifikasi serta menindak aktivitas pencucian uang dan pemulihan aset. Kerja sama ini menghasilkan peningkatan skor Indeks Persepsi Korupsi (IPK) Indonesia, nilai penyelamatan uang negara, partisipasi dan kontribusi masyarakat sipil dalam pemberantasan korupsi, nilai rata-rata Indeks Integritas Nasional (IIN), respon dan kinerja penegak hukum dalam pemberantasan korupsi dan Indonesia berhasil dijadikan sebagai best practices dalam pemberantasan korupsi oleh Perserikatan Bangsa- Bangsa. en_US
dc.publisher Program Studi Ilmu Hubungan Internasional Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik - UNPAR en_US
dc.subject Indonesia en_US
dc.subject Institusi Antikorupsi Lokal en_US
dc.subject UNODC en_US
dc.subject korupsi en_US
dc.subject kerja sama en_US
dc.subject pembangunan en_US
dc.title Kerja sama institusi antikorupsi lokal dengan internasional dalam pemberantasan korupsi di Indonesia (2012-2015) en_US
dc.type Undergraduate Theses en_US
dc.identifier.nim/npm NPM2014330106
dc.identifier.nidn/nidk NIDN0409048801
dc.identifier.kodeprodi KODEPRODI609#Ilmu Hubungan Internasional


Files in this item

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record

Search UNPAR-IR


Advanced Search

Browse

My Account