Analisis yuridis terhadap fidusia saham dalam sistem perdagangan tanpa warkat (scripless trading) di Bursa Efek Indonesia

Show simple item record

dc.contributor.advisor Sembiring, Sentosa
dc.contributor.author Bosri, Andreas Steni
dc.date.accessioned 2018-01-30T05:55:10Z
dc.date.available 2018-01-30T05:55:10Z
dc.date.issued 2017
dc.identifier.other skp34838
dc.identifier.uri http://hdl.handle.net/123456789/4902
dc.description 3934 - FH
dc.description.abstract Penelitian ini merupakan analisis atas pelaksanaan jaminan fidusia saham dalam sistem perdagangan tanpa warkat (scripless trading). Perubahan sistem perdagangan saham dari sistem konvensional menjadi sistem berbasis teknologi, mengakibatkan saham yang berwujud kertas dikonversi menjadi berbentuk data digital. Hal ini tentu saja juga berpengaruh apabila saham dengan bentuk data digital dijadikan sebagai objek jaminan fidusia. Saham yang erbentuk data digital tersebut tidak berada dibawah penguasaan debitur tetapi berada dibawah penguasaan PT Kustodian Sentral Indonesia (KSEI) sehingga bertentangan dengan defenisi fidusia dimana objek jaminan berada dibawah penguasaan debitur sebagai pemberi fidusia. Dalam hal eksekusi jaminan fidusia juga terdapat kewajiban debitur sebagai pemberi fidusia penyerahan objek demi kepentingan eksekusi, saham yang berbentuk data digital tidak dapat diserahkan secara langsung dan berada dibawah penguasaan PT Kustodian Sentral Indonesia (KSEI) sehingga tidak bisa diserahkan oleh debitur sebagai pemberi fidusia. Metode yang digunakan adalah yuridis normatif. Penelitian yuridis normatif adalah penelitian yang difokuskan untuk mengkaji penerapan kaidah-kaidah atau norma-norma dalam hukum positif. Adapun beberapa peraturan yang dikaji dalam penelitian ini adalah Undang-Undang Nomor 42 Tahun 1999 Tentang Jaminan Fidusia, Undang-Undang Nomor 8 tahun 1995 Tentang Pasar Modal, Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2007 Tentang Perseroan Terbatas, dan Keputusan Direksi PT Kustodian Sentral Indonesia Nomor KEP-0013/DIR/KSEI/0612 Tentang Perubahan Peraturan Jasa Kustodian Sentral. Hasil dari penelitian ini adalah 1.) Jaminan fidusia terhadap saham dalam sistem perdagangan tanpa warkat (Scripless Trading) dapat tetap dilakukan meskipun saham tidak berada dalam penguasaan debitur sebagai pemberi fidusia. Hal ini karena fidusia tidak mengharuskan adanya penyerahan benda sehingga saham tetap dapat berada dalam penguasaan PT KSEI dan sesuai dengan Keputusan Direksi PT KSEI Nomor : KEP-0013/DIR/KSEI/0612 tentang Perubahan Peraturan Jasa Kustodian Sentral. 2.) Untuk jaminan fidusia saham dalam sistem perdagangan saham tanpa warkat kewajiban penyerahan tersebut dapat dilakukan denan dua cara yaitu pertama melalui penarikan saham dari sistem perdagangan tanpa warkat sesuai dengan mekanisme yang ditentukan oleh PT KSEI kemudian menyerahkan saham dengan akta pemindahan hak untuk saham atas nama dan penyerahan langsung untuk saham atas unjuk. Cara kedua adalah penyerahan saham tanpa melakukan penarikan saham dari sistem perdagangan tanpa warkat, cara ini memanfaatkan mekanisme transaksi saham antar rekening menggunakan sistem pemindahbukuan (book entry seetlement). en_US
dc.publisher Program Studi Ilmu Hukum Fakultas Hukum - UNPAR en_US
dc.title Analisis yuridis terhadap fidusia saham dalam sistem perdagangan tanpa warkat (scripless trading) di Bursa Efek Indonesia en_US
dc.type Undergraduate Theses en_US
dc.identifier.nim/npm NPM2013200236
dc.identifier.nidn/nidk NIDN0403025701
dc.identifier.kodeprodi KODEPRODI605#Ilmu Hukum


Files in this item

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record

Search UNPAR-IR


Advanced Search

Browse

My Account