Perancangan alat bantu untuk mengurangi risiko keluhan Musculoskeletal Disorder bagi pekerja perkantoran

Show simple item record

dc.contributor.advisor Theresia, Clara
dc.contributor.author Nathania, Livia
dc.date.accessioned 2024-03-02T04:13:04Z
dc.date.available 2024-03-02T04:13:04Z
dc.date.issued 2022
dc.identifier.other skp44401
dc.identifier.uri http://hdl.handle.net/123456789/16946
dc.description 6191 - FTI en_US
dc.description.abstract Setiap pekerjaan memiliki risiko kesehatan yang muncul secara langsung atau tidak langsung. Musculoskeletal System Disorder (MSDs) sering terjadi pada pekerjaan administratif perkantoran yang menggunakan laptop dalam durasi panjang dan posisi statis. Berbagai usaha seperti peregangan, pengadaan serta perbaikan stasiun kerja dilakukan. Namun, tetap terjadi peningkatan kasus keluhan nyeri atau cedera bagian tubuh atas pada leher, punggung atas dan bawah, pundak, dan pinggul di perkantoran setiap tahunnya. Maka, penelitian bertujuan untuk merancang alat bantu dalam mengurangi risiko keluhan MSDs bagi pekerja perkantoran. Pengguna yang dituju yaitu pekerja perkantoran yang memiliki tugas administratif menggunakan laptop. Proses perancangan dimulai dari identifikasi kebutuhan, penentuan spesifikasi target, pembuatan konsep, pemilihan dan penilaian konsep, pembuatan prototype, usability testing, dan evaluasi. Seluruh proses dilakukan berdasarkan prinsip User Centered Design (UCD) dimana pengguna terlibat dalam seluruh tahapan dari pengembangan dan Universal Design (UD). Maka, pengguna dengan perbedaan karakteristik secara umum dan khusus terpenuhi kebutuhannya. Dari hasil perancangan, alat bantu yang dibuat digunakan untuk menyimpan laptop sehingga dapat mendukung posisi bekerja duduk maupun berdiri. Alat bantu adjustable, mudah dibawa, serta dilengkapi dengan fitur arm rest dan keyboard tray. Pembuatan prototype dilakukan secara analytical dengan Solidworks dan physical. Selanjutnya, usability testing dilakukan untuk menguji high-fidelity physical prototype dengan kriteria effectiveness, efficiency, dan usability menggunakan System Usability Scale (SUS). Berdasarkan usability testing didapatkan nilai effectiveness dan efficiency 88% dan usability pada skor SUS 75 yang artinya alat bantu baik (good) dan dapat diterima (acceptable) oleh pengguna. Namun, diperlukan adanya peninjauan lebih lanjut terkait apakah alat bantu dapat mengurangi keluhan MSDs pekerja di perkantoran. en_US
dc.language.iso Indonesia en_US
dc.publisher Program Studi Teknik Industri Fakultas Teknologi Industri - UNPAR en_US
dc.title Perancangan alat bantu untuk mengurangi risiko keluhan Musculoskeletal Disorder bagi pekerja perkantoran en_US
dc.type Undergraduate Theses en_US
dc.identifier.nim/npm NPM6131801077
dc.identifier.nidn/nidk NIDN0415019103
dc.identifier.kodeprodi KODEPRODI613#Teknik Industri


Files in this item

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record

Search UNPAR-IR


Advanced Search

Browse

My Account