Upaya pencegahan dan upaya hukum bagi tim e-sport terhadap tindakan poaching di Indonesia

Show simple item record

dc.contributor.advisor Hardjowahono, Bayu Seto
dc.contributor.author Chandrasasmita, Ferdinand
dc.date.accessioned 2023-12-11T04:04:37Z
dc.date.available 2023-12-11T04:04:37Z
dc.date.issued 2022
dc.identifier.other skp44183
dc.identifier.uri http://hdl.handle.net/123456789/16716
dc.description 5097 - FH en_US
dc.description.abstract Perkembangan teknologi menyebabkan perubahan bukan hanya kepada ilmu pengetahuan saja, melainkan juga membawa pengaruh kepada bidang olahraga, yakni memunculkan apa yang dinamakan dengan e – sport. Dari yang awalnya masyarakat berolahraga dengan cara yang konvensional, dalam arti berolahraga dengan menggerakkan anggota tubuh mereka, kemudian berkemabng menjadi memanfaatkan teknologi komunikasi dan informasi dalam berolahraga. Kehadiran e – sport di Indonesia sendiri, dapat terbilang masih sangat muda jika dibandingkan dengan cabang olahraga lain. Hal tersebut menyebabkan masih ada permasalahan – permasalahan yang belum memiliki pengaturan yang jelas, terkhususnya mengenai permasalahan poaching atau yang lebih dikenal sebagai pembajakan. Meskipun dalam Peraturan Pengurus Besar E - sport Indonesia Nomor : 034/PB-ESI/B/VI/2021 tentang Pelaksanaan Kegiatan Esport, telah diberikan sebuah langkah pencegah pembajakan, yakni melalui mekanisme bidding dalam bursa transfer atlet/pemain, tetapi hal tersebut dapat dikatakan tidak cukup, karena pembajakan bukan hanya masalah perpindahan atlet/pemain saja, melainkan juga menyangkut soal kerugian yang diderita oleh sebuah tim dan/atau atlet/pemain yang terlibat. Pembahasan ini akan menggunakan metode pendekatan yuridis normatif, yang dimana analisis akan dilakukan dengan menggunakan hukum positif, beserta dengan asas maupun doktrin, serta keadaan dalam praktik dari keberlakuan hukum positif bersangkutan. Hukum positif beserta dengan asas, doktrin, dan keadaan dalam praktik yang akan digunakan untuk menganalisis adalah hukum dalam bidang keolahragaan, keperdataan, ketenagakerjaan, dan perasuransian. Setelah dilakukan analisis, terdapat beberapa alternatif upaya pencegahan yang dapat dilakukan, baik oleh PBESI melalui pembentukan kebijakan tertentu, maupun oleh tim melalui peninjauan kembali kontrak yang mereka gunakan. en_US
dc.language.iso Indonesia en_US
dc.publisher Program Studi Hukum Fakultas Hukum - UNPAR en_US
dc.title Upaya pencegahan dan upaya hukum bagi tim e-sport terhadap tindakan poaching di Indonesia en_US
dc.type Undergraduate Theses en_US
dc.identifier.nim/npm NPM6051801098
dc.identifier.nidn/nidk NIDK8834323419
dc.identifier.kodeprodi KODEPRODI605#Ilmu Hukum


Files in this item

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record

Search UNPAR-IR


Advanced Search

Browse

My Account