Sintesa superabsorben dari biomassa akuatik dengan metode grafting-crosslinking dengan dan tanpa komposit

Show simple item record

dc.contributor.advisor Martina, Angela
dc.contributor.advisor Witono, Judy Retti
dc.contributor.author Jocelyn, Kezia
dc.date.accessioned 2023-11-03T02:18:14Z
dc.date.available 2023-11-03T02:18:14Z
dc.date.issued 2017
dc.identifier.other skp33513
dc.identifier.uri http://hdl.handle.net/123456789/16506
dc.description 4685 - FTI en_US
dc.description.abstract Sebagai negara penghasil rumput laut terbesar di dunia, pemanfaatan rumput laut di Indonesia sebagai produk ekspor dalam bentuk mentah dan untuk konsumsi langsung saja tidak maksimal. Kebutuhan superabsorben tems meningkat, terutama untuk produk-produk sanitasi dan personal hygiene. Superabsorben umumnya dibuat dari polimer sintetik seperti poly-acrylic acid, poly-vinyl alcohol dan poly-ethylene oxide oxide dengan kelemahan yaitu tidak dapat terdegradasi sehingga menimbulkan masalah untuk Lingkungan. Pemanfaatan kappa-karaginan berpotensi menjadi polimer alternatif untuk membentuk superabsorben berbasis biomassa yang ramah lingkungan dan dapat meningkatkan nilai jual rumput laut. Peningkatan nilai jual rumput laut dapat meningkatkan kesejahteraan pelayan rumput laut sekaligus menjadi pemasukan bagi devisa negara. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan proses pembuatan superabsorben dengan mempelajari pengaruh dari jenis monomer, konsentrasi monomer, pengaruh komposit, dan pH medium penyerapan terhadap daya serap air suatu superabsorben. Sintesis superabsorben berbasis biomassa menggunakan variabel metode pembuatan (Grafting-Crosslinking, dan Grafting-Cross/inking-Composite dengan Bentonit) variabel rasio mol Asam Akrilat: Akrilamida (0:1, 1:0, 1:1, 1:3, 3:1)., dan pH (3, 7, dan 11). Dalam metode Grafting-Cross Linking kappa-karaginan 3%b/v dicampurkan dengan monomer Asam Akrilat (AA) dan Akrilamida (Aam), inisiator Ammonium Persulfate (APS) sebanyak 0,02 mol/L, dan crosslinker Metilen Bis Acrilamida (MBA) sebanyak 0,007 mo1/L secara simultan ke dalam reaktor berpengaduk 400 rpm selama 1 jam dengan temperatur 70 °C di bawah atmosfer nitrogen. Dalam metode Grafting-Crosslinking-Composite, dilakukan prosedur yang sama dengan penambahan komposit Bentonit dengan rasio massa komposit 1 :2 terhadap Kappa-Karaginan. Produk superabsorben yang dihasilkan dicuci dengan etanol sebanyak 400 mL dalam Etanol dan dibiarkan dewater. Pengeringan superabsorben dilakukan pada oven selama 10 jam dengan temperatur 50°C untuk dian ali sis kualitasnya berdasarkan prinsip gravimetri untuk daya serap air/Equilibrium Swelling (ES). Produk dengan monomer Asam Akrilat (rasio mol AA:Aam 1 :0) memiliki nilai ES yang lebih tinggi dibandingkan dengan produk dengan monomer Akrilamida (rasio mol AA:Aam 0:1). Secara keseluruhan nilai ES optimum sebesar 391.53 g/g diperoleh pada produk tanpa komposit dengan rasio mol AA:Aam 1:1 pada keadaan pH 7. Penambahan komposit, dan penurunan pH medium penyerapan akan mengurangi nilai ES produk. Secara keseluruhan, laju swelling terbaik dimiliki oleh produk tanpa komposit dengan rasio mol AA:Aam 1:3. en_US
dc.language.iso Indonesia en_US
dc.publisher Program Studi Teknik Kimia Fakultas Teknologi Industri - UNPAR en_US
dc.subject superabsorben en_US
dc.subject kappa-karaginan en_US
dc.subject grafting en_US
dc.subject cross/inking en_US
dc.subject bentonit en_US
dc.subject Equilibrium Swelling en_US
dc.title Sintesa superabsorben dari biomassa akuatik dengan metode grafting-crosslinking dengan dan tanpa komposit en_US
dc.type Undergraduate Theses en_US
dc.identifier.nim/npm NPM2013620038
dc.identifier.nidn/nidk NIDN0421075402
dc.identifier.nidn/nidk NIDN0401098404
dc.identifier.kodeprodi KODEPRODI614#Teknik Kimia


Files in this item

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record

Search UNPAR-IR


Advanced Search

Browse

My Account