Sintesa biopolimer berongga melalui reaksi grafting berbahan pati ganyong

Show simple item record

dc.contributor.advisor Witono, Judy Retti
dc.contributor.author Ganda, Erga Kristanto
dc.date.accessioned 2023-10-09T07:03:28Z
dc.date.available 2023-10-09T07:03:28Z
dc.date.issued 2017
dc.identifier.other skp35037
dc.identifier.uri http://hdl.handle.net/123456789/16197
dc.description 4292 - FTI en_US
dc.description.abstract Absorbent pad adalah material penyerap cairan yang berbentuk lembaran dan sering diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari. Polimer yang biasa digunakan adalah polimer sintetik yang non-renewable dan sulit terdegradasi (non-degradable) . Hal itu akan menimbulkan masalah pemakaian bahan baku yang berlebihan dan sisa dari pemakaian, sehingga perlu ada bahan alternatif pengganti polimer sintetik yang renewable dan biodegradable. Pada penelitian ini dilakukan untuk mengembangkan pembuatan absorbent pad berbentuk biopolimer berongga berbahan yang dasar pati yang renewable dan mudah terdegradasi (biodegradable). Biopolimer berongga yang dihasilkan akan dapat menyerap air tinggi. Pada pembuatan biopolimer berongga berbahan dasar pati, pati yang digunakan adalah pati ganyong yang dapat ditemukan di Indonesia. Metodologi penelitian yang digunakan adalah modifikasi pati dengan proses grafting dan crosslinking. Proses modifikasi dilakukan dengan mencampur bahan-bahan ke dalam reaktor isotermal. Monomer yang digunakan adalah asam akrilat (AA) dan divariasikan jumlahnya dengan perbandingan mol pati : mol AA (1:0,5; 1:1; 1:1,5; dan 1:2). Inisiator yang digunakan adalah kalium persulfat (KPS) dan crosslinker yang digunakan adalah kalsium klorida (CaClz). Pada pati yang sudah dimodifikasi ditambah foaming agent natrium bikarbonat (NaHC03) untuk membentuk rongga pada biopolimer berongga. Selain itu digunakan plasticizer berupa gliserin untuk menambah fleksibi litas dari biopolimer berongga. Produk yang dihasilkan kemudian dilihat terdapat rongga di dalamnya atau tidak, setelah itu dikeringkan menggunakan oven. Sebelum pengeringan, sampel dikondisikan dengan 2 perlakuan berbeda, yaitu dicuci dengan aseton dan tanpa dicuci. Biopolimer berongga yang dihasilkan kemudian dianalisis daya serap airnya dan gugus fungsional yang tercangkok dengan Fourier Transform Infrared (FTIR). Hasil dari penelitian ini adalah biopolimer berongga dengan daya serap air yang tinggi (30,08 g air/g polimer) dihasilkan dari sampel dengan perbandingan mol pati : mol monomer = 1 :2 dan dengan pencucian menggunakan aseton. Penambahan volume asam akrilat dan pencucian polimer dengan aseton dapat meningkatkan daya serap air. Asam akrilat dan CaCb ditemukan dalam rantai utama, berdasarkan hasil FTIR. en_US
dc.language.iso Indonesia en_US
dc.publisher Program Studi Teknik Kimia Fakultas Teknologi Industri - UNPAR en_US
dc.subject biopolimer berongga en_US
dc.subject pati ganyong en_US
dc.subject natrium bikarbonat en_US
dc.subject kopolimer pati en_US
dc.subject foaming agent en_US
dc.title Sintesa biopolimer berongga melalui reaksi grafting berbahan pati ganyong en_US
dc.type Undergraduate Theses en_US
dc.identifier.nim/npm NPM2013620018
dc.identifier.nidn/nidk NIDN0421075402
dc.identifier.kodeprodi KODEPRODI614#Teknik Kimia


Files in this item

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record

Search UNPAR-IR


Advanced Search

Browse

My Account