Analisis terhadap proses integrasi pengungsi Suriah di Turki dengan konsep integration framework dan cobweb model (2015-2019)

Show simple item record

dc.contributor.advisor Yazid, Sylvia
dc.contributor.author Kurniawan, Rizky Adi
dc.date.accessioned 2023-05-10T01:25:57Z
dc.date.available 2023-05-10T01:25:57Z
dc.date.issued 2022
dc.identifier.other skp43002
dc.identifier.uri http://hdl.handle.net/123456789/15043
dc.description 10078 - FISIP en_US
dc.description.abstract Dalam kurun waktu lima tahun terakhir, Turki telah menampung lebih dari 3,5 juta pengungsi asal Suriah dan bertransformasi menjadi negara penerima pengungsi baru. Dorongan untuk mengintegrasikan para pengungsi ini meningkat seiring dengan terjadinya fenomena protracted refugee situation (PRS) karena para pengungsi tidak dapat kembali ke negara asal maupun ingin bermukim kembali di negara ketiga. Selain itu, muncul permasalahan seperti kurang efektifnya kebijakan migrasi Turki dan terjadinya diskriminasi sosial maupun kekerasan yang dihadapi oleh para pengungsi. Penelitian ini bertujuan untuk menjawab pertanyaan mengenai "Bagaimana terjadinya proses integrasi pada pengungsi Suriah di Turki pada tahun 2015-2019?". Dalam menjawab pertanyaan tersebut, penelitian ini menggunakan konsep Integration Framework dari Ager dan Strang untuk menjelaskan pemenuhan bidang-bidang integrasi seperti ketenagakerjaan, tempat tinggal, pendidikan, hak kesetaraan, koneksi sosial, pemahaman bahasa dan budaya lokal, serta keamanan dan stabilitas sosial yang dapat diakses dan dapat mendorong terjadinya proses integrasi pengungsi Suriah. Bidang-bidang tersebut dipenuhi dan difasilitasi oleh berbagai aktor seperti Pemerintah Turki, OI, dan NGO sesuai dengan Konvensi Pengungsi 1951. Para aktor membentuk kerja sama kolaboratif yang dianalisis melalui Cobweb Model dari John Burton. Model tersebut menjelaskan interaksi antar aktor melalui program individu maupun kolaboratif serta kepentingan organisasi yang dapat mendorong terjadinya proses integrasi yang lebih baik. Berdasarkan analisis menggunakan integration framework, ditemukan bahwa proses integrasi pengungsi Suriah telah berjalan pada utamanya dalam bidang ketenagakerjaan, pendidikan, dan pemahaman budaya serta bahasa lokal. Namun, proses integrasi pada bidang lainnya masih terhambat oleh barier seperti adanya stagnasi kebijakan, stigmatisasi, ancaman refoulement, dan kekerasan lokal. Demikian pula dengan analisis menggunakan cobweb model yang memperlihatkan bahwa Pemerintah Turki, OI, dan NGO masih memprioritaskan tiga bidang integrasi di atas untuk mendorong resiliensi para pengungsi Suriah, kemandirian ekonomi, dan interaksi sosial dengan masyarakat Turki. en_US
dc.language.iso Indonesia en_US
dc.publisher Program Studi Ilmu Hubungan Internasional Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik - UNPAR en_US
dc.subject Proses integrasi pengungsi en_US
dc.subject pengungsi Suriah en_US
dc.subject integration framework en_US
dc.subject cobweb model en_US
dc.title Analisis terhadap proses integrasi pengungsi Suriah di Turki dengan konsep integration framework dan cobweb model (2015-2019) en_US
dc.type Undergraduate Theses en_US
dc.identifier.nim/npm NPM6091801175
dc.identifier.nidn/nidk NIDN0419017601
dc.identifier.kodeprodi KODEPRODI609#Ilmu Hubungan Internasional


Files in this item

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record

Search UNPAR-IR


Advanced Search

Browse

My Account