Kontroversi pada rest area : bentuk masjid kontemporer yang tidak lazim

Show simple item record

dc.contributor.advisor Saliya, Yuswadi
dc.contributor.author Naufal, Muhammad Ariq
dc.date.accessioned 2023-01-16T03:51:22Z
dc.date.available 2023-01-16T03:51:22Z
dc.date.issued 2021
dc.identifier.other skp41271
dc.identifier.uri http://hdl.handle.net/123456789/14171
dc.description 6336 - FTA en_US
dc.description.abstract Masjid adalah sebuah fungsi yang menjadi pusat berbagai aktivitas umat muslim untuk keperluan beribadah hingga berkomunitas. Perkembangan dari masjid tumbuh dengan sangat signifikan ditandai dengan jumlah masjid yang semakin banyak di berbagai lokasi dari perkotaan, perumahan, tempat rekreasi, bahkan tempat pemberhentian atau rest area. Lokasi rest area merupakan lingkungan yang unik karena tidak memiliki komunitas khusus melainkan terbuka untuk semua orang. Kebutuhan akan sebuah ruang ibadah yang sangat dibutuhkan pada rest area di mana aktivitas manusia yang berada pada fungsi ini berupa orang-orang yang sangat beragam tidak terpaku terhadap suatu daerah atau budaya tertentu yang dapat digunakan oleh setiap umat yang sedang beristirahat, mencari makan, mengisi bahan bakar kendaraan, dan tentunya beribadah. Konteks tempat pada rest area memiliki keunikan tersendiri yang disebabkan oleh lokasinya yang tidak berada pada suatu daerah tertentu melainkan berada pada perbatasan antar daerah, hal ini menyebabkan karakter rest area yang tidak memiliki identitas karakter daerah tertentu. Fungsi nya sebagai fasilitas publik juga tidak memiliki target komunitas tertentu melainkan terbuka untuk semua kalangan yang sedang berpergian. Tujuan penelitian ini untuk membandingkan bentukan dari masjid arsitektur kontemporer yang tidak lazim pada rest area dengan bentuk masjid arsitektur yang kita kenal secara umum untuk menemukan keterkaitan dan hubungan kebudayaan dan tradisi pada bangunan peribadatan masjid yang modern di rest area. Penelitian dilakukan untuk meningkatkan pemahaman terhadap arsitektur masjid secara umum yang kemudian dibahas secara spesifik terhadap masuknya dan perkembangan nya arsitektur masjid di Indonesia, yang kemudian dibahas dengan konteks rest area dengan adanya fenomena bentuk-bentuk rancangan arsitektur masjid yang tidak lazim banyak bermunculan. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif melalui sumber literatur, survei lapangan, dan wawancara untuk menejelaskan sejarah, teori, syarat perancangan Arsitektur Masjid serta tren perkembangannya hingga saat ini pada rest area. Penelitian dilakukan dengan mengumpulkan berbagai sumber literatur dan teori mengenai arsitektur masjid untuk ditemukan syarat-syarat arsitektur masjid dan perkembangannya seiring meningkatnya kemajuan teknologi dan material, yang kemudian direfleksikan dengan hasil rancangan kontemporer yang bermunculan pada rest area. Diperoleh kesimpulan bahwa rancangan arsitektur masjid pada rest area menerapkan bentuk kontemporer yang unik untuk mengundang perhatian pengemudi untuk mengunjungi rest area yang berjalan dengan kecepatan tinggi sekaligus menjadi landmark pada tempat tersebut. Mengingat bahwa tidak ditemukan adanya aturan khusus mengenai bentuk dari arsitektur masjid sehingga arsitek memiliki kebebasan dalam menerapkan konsep arsitektur masjid yang semakin berkembang. en_US
dc.language.iso Indonesia en_US
dc.publisher Program Studi Arsitektur Fakultas Teknik - UNPAR en_US
dc.subject masjid rest area en_US
dc.subject masjid kontemporer en_US
dc.subject masjid kontroversial en_US
dc.title Kontroversi pada rest area : bentuk masjid kontemporer yang tidak lazim en_US
dc.type Undergraduate Theses en_US
dc.identifier.nim/npm NPM2017420135
dc.identifier.kodeprodi KODEPRODI611#Arsitektur


Files in this item

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record

Search UNPAR-IR


Advanced Search

Browse

My Account