Identifikasi tata ruang hunian komunitas pengrajin kain tenun ulos dalam permukiman tradisional Batak Toba : objek studi Kampung Huta Raja, Desa Lumban Suhi-Suhi

Show simple item record

dc.contributor.advisor Tobing, Rumiati Rosaline
dc.contributor.advisor Sakti, Andi Kumala
dc.contributor.author Jaurie, Melisa
dc.date.accessioned 2020-10-09T05:49:35Z
dc.date.available 2020-10-09T05:49:35Z
dc.date.issued 2020
dc.identifier.other skp39765
dc.identifier.uri http://hdl.handle.net/123456789/11262
dc.description 6191 - FTA en_US
dc.description.abstract Dalam pembangunan suatu negara, sektor pariwisata memiliki peran penting dalam menggerakan roda perekonomian. Banyaknya penghargaan dan prestasi yang dicapai mendorong pemerintah Indonesia semakin giat membangun berbagai daerahnya lebih optimal agar menjadi destinasi wisata yang lebih menarik. Dilatar belakangi oleh program pemerintah, maka Universitas Katolik Parahyangan turut mengambil peran dengan memberi masukan berupa kajian ilmiah di bidang arsitektur terhadap permukiman tradisional Batak Toba dalam Pulau Samosir berkaitan dengan pengembangan pariwisata. Melihat fenomena dan gagasan yang ada, Kampung Huta Raja menjadi objek studi yang menarik untuk diteliti dalam rangka mendukung pembangunan suatu ruang Permukiman Tradisional Batak Toba, dengan eksistensi Komunitas Pengrajin Kain Tenun Ulos sebagai daya tarik. Tujuan penelitian adalah mengidentifikasi faktor pembentukan tata ruang sebuah permukiman tradisional dan memahami pengaruh dari eksistensi komunitas (masyarakat) terhadap tata ruang permukiman tradisional Batak Toba, khususnya pada Kampung Huta Raja. Penelitian menggunakan metode analisis konten kualitatif (qualitative contente analyse) dengan proses identifikasi. Analisa data dilakukan dengan tahap deskripsi data, mencari kecenderungan berdasarkan data-data untuk mencari signifikasi, serta relevansinya. Terhadap semua data yang diperoleh, dilakukan identifikasi terhadap faktor primer pembentuk permukiman, yaitu kebudayaan, yang kemudian dianalisa lebih mendalam melalui elemen-elemen pembentuk kebudayaan dalam permukiman. Hasilnya adalah faktor primer dari pembentuk tata ruang Kampung Huta Raja merupakan kebudayaan. Dimana dalam berbagai aspek kebudayaan tersebut mempengaruh tata ruang sedemikian rupa dari segi kekerabatan, orientasi alam, ornamen fisik, dan tipe-tipe bangunan tradisional secara dominan. Eksistensi Komunitas Pengrajin Kain Tenun Ulos merubah sifat ruang luar dan ruang dalam bangunan-bangunan di Kampung Huta Raja. Kedua ruang tersebut mengadaptasi tipe ruang campuran, dimana aktivitas produksi terjadi dalam ruang lingkup hunian. en_US
dc.language.iso Indonesia en_US
dc.publisher Program Studi Arsitektur Fakultas Teknik - UNPAR en_US
dc.subject Tata ruang en_US
dc.subject kebudayaan en_US
dc.subject komunitas pengrajin en_US
dc.subject Batak Toba en_US
dc.title Identifikasi tata ruang hunian komunitas pengrajin kain tenun ulos dalam permukiman tradisional Batak Toba : objek studi Kampung Huta Raja, Desa Lumban Suhi-Suhi en_US
dc.type Undergraduate Theses en_US
dc.identifier.nim/npm NPM2016420117
dc.identifier.nidn/nidk NIDK8857030016
dc.identifier.nidn/nidk NIDN0406076805


Files in this item

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record

Search UNPAR-IR


Advanced Search

Browse

My Account