Model persediaan terintegrasi untuk Single Vendor Multi Buyer with Single Item dengan mempertimbangkan batasan gudang dan modal

Show simple item record

dc.contributor.advisor Aritonang, Y. M. Kinley
dc.contributor.advisor Rikardo, Cherish
dc.contributor.author Agustiandi
dc.date.accessioned 2020-05-14T02:03:28Z
dc.date.available 2020-05-14T02:03:28Z
dc.date.issued 2020
dc.identifier.other skp39521
dc.identifier.uri http://hdl.handle.net/123456789/10910
dc.description 5014 - FTI en_US
dc.description.abstract Model persediaan terintegrasi akan lebih feasible untuk diterapkan daripada strategi individual di dalam manajemen persediaan. Hal tersebut dikarenakan tujuan utamanya adalah meminimasi gabungan total biaya persediaan dari semua pihak yang ada di dalam sistem. Dengan demikian hasil keputusan yang didapatkan akan memberikan keuntungan yang optimal bagi seluruh pihak yang ada di sistem. Model persediaan terintegrasi sudah banyak dikembangkan, namun pada saat ini masih belum ditemukan adanya model persediaan terintegrasi yang memperhatikan batasan kapasitas modal dan gudang secara keseluruhan. Apabila batasan tersebut tidak diperhatikan, maka dapat menyebabkan hasil perhitungan jumlah barang yang optimal tidak dapat diterapkan karena telah melebihi kapasitas yang ada. Pada penelitian ini akan dikembangkan model persediaan terintegrasi yang memperhatikan batasan kapasitas modal, kapasitas gudang, dan service level. Batasan service level digunakan untuk mengantikan biaya stock out yang ada di dalam biaya persediaan. Hal tersebut dilakukan dengan pertimbangan bahwa perhitungan stock out sulit untuk diestimasikan. Sehubungan dengan batasan yang diperhatikan merupakan fungsi non-liniear, maka metode lagrange multiplier akan digunakan untuk penurunan rumus. Dalam rangka untuk memastikan model yang dikembangkan dapat meminimasi total biaya keseluruhan, maka akan dilakukan pembuktian dengan menggunakan Hessian matriks. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa semakin banyak batasan yang diperhatikan dapat menyebabkan peningkatan pada total biaya keseluruhan. Meskipun demikian, hasil perhitungan jumlah barang yang optimal dapat diterapkan karena kapasitas yang tersedia dapat memenuhinya. Adapun juga perubahan nilai dari holding cost, setup cost, kapasitas modal, kapasitas gudang, dan service level perlu diperhatikan dalam menjalani strategi manajemen persediaan. Hal tersebut dikarenakan perubahannya dapat mempengaruhi keputusan yang diambil untuk meminimasi total biaya keseluruhan. en_US
dc.language.iso Indonesia en_US
dc.publisher Program Studi Teknik Industri Fakultas Teknologi Industri - UNPAR en_US
dc.subject Batasan Gudang en_US
dc.subject Batasan Modal en_US
dc.subject Persediaan Terintegrasi en_US
dc.title Model persediaan terintegrasi untuk Single Vendor Multi Buyer with Single Item dengan mempertimbangkan batasan gudang dan modal en_US
dc.type Undergraduate Theses en_US
dc.identifier.nim/npm NPM2016610009
dc.identifier.nidn/nidk NIDN0420065701
dc.identifier.nidn/nidk NIDN0414069004
dc.identifier.kodeprodi KODEPRODI613#Teknik Industri


Files in this item

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record

Search UNPAR-IR


Advanced Search

Browse

My Account