Pemilihan pemasok bibit sayuran di pertanian organik daerah Ciwidey dengan menggunakan metode Analytic Network Process (ANP)

Show simple item record

dc.contributor.advisor Sitompul, Carles
dc.contributor.advisor Wibisono, Yogi Yusuf
dc.contributor.author Gubarda, Muhammad Raditama
dc.date.accessioned 2020-05-13T04:32:52Z
dc.date.available 2020-05-13T04:32:52Z
dc.date.issued 2020
dc.identifier.other skp39524
dc.identifier.uri http://hdl.handle.net/123456789/10889
dc.description 5017 - FTI en_US
dc.description.abstract Sayuran merupakan salah satu bahan makan yang mulai diminati oleh masyarakat. Trend hidup sehat merupakan salah satu faktor mengapa sayuran menjadi makanan yang mulai diminati saat ini. Sayuran yang banyak diminati adalah sayuran yang di tanam secara organik. PT. Service and Product Ideal merupakan salah satu pertanian yang menumbuhkan sayuran organik. PT. Service and Product Ideal dalam melakukan penanaman membutuhkan supplier bibit tanaman untuk menunjang kebutuhan bibit tanaman mereka. Selama ini PT. Service and Product Ideal memilih supplier berdasarkan ketersediaan bibit tanaman yang dimiliki oleh supplier. Tidak konsistennya penggunaan supplier bibit sayuran yang dilakukan oleh PT. Service and Product Ideal mengakibatkan kualitas dan jumlah yang dapat dipanen oleh pertania tidak konsisten. Metode yang digunakan dalam usulan memilih supplier bibit tanaman untuk PT. service and product ideal menggunakan metode analytical Network Process (ANP). Metode ini merupakan salah satu metode yang digunakan untuk mengambil keputusan bila terdapat beberapa kriteria yang dipertimbangkan dalam mengambil keputusan. Hal yang perlu dilakukan dalam menggunakan metode ANP adalah melakukan pembuatan model yang dapat menggambarkan keadaan PT. Service and Product Ideal dalam mengambil keputusan. Proses pengambilan data untuk membuat model menggunakan wawancara. Pada wawancara pertama akan didapatkan kriteria dan sub kriteria yang digunakan oleh PT. Service and Product Ideal. kriteria yang digunakan adalah kriteria harga, kualitas, logistik, dan layanan. Setiap kriteria yang digunakan oleh PT. Service and Product Ideal memiliki sub kriteria didalamnya. Setelah dibuat model ANP dilakukan wawancara kembali untuk mendapatkan nilai kepentingan dari kriteria dan subkriteria yang digunakan. Hasil dari wawancara tersebut akan digunakan sebagai input untuk melakukan perhitungan prioritas pemilihan. Perhitungan dilakukan menggunakan bantuan software Super Decision. Software yang digunakan akan membantu dalam proses pembuatan super matriks dan matriks perbandingan. Super matriks dan matriks perbandingan akan digunakan untuk melakukan perhitungan bobot yang dimiliki oleh setiap supplier tergantung dari kriteria yang sudah ditentukan. Hasil prioritas akan didapatkan berdasarkan hasil akhir perhitungan. Dari hasil akhir perhitungan supplier C memiliki bobot prioritas tertinggi yakni 36.3% lalu pada urutan kedua yakni supplier C dengan bobot prioritas sebesar 32% dan yang terakhir adalah supplier B dengan bobot prioritas sebesar 31.7%. en_US
dc.language.iso Indonesia en_US
dc.publisher Program Studi Teknik Industri Fakultas Teknologi Industri - UNPAR en_US
dc.title Pemilihan pemasok bibit sayuran di pertanian organik daerah Ciwidey dengan menggunakan metode Analytic Network Process (ANP) en_US
dc.type Undergraduate Theses en_US
dc.identifier.nim/npm NPM2015610059
dc.identifier.nidn/nidk NIDN0409037701
dc.identifier.nidn/nidk NIDN0417057401
dc.identifier.kodeprodi KODEPRODI613#Teknik Industri


Files in this item

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record

Search UNPAR-IR


Advanced Search

Browse

My Account