Usulan kebijakan persediaan bahan kulit sintetis FTF untuk produk sandal di Toko X

Show simple item record

dc.contributor.advisor Tan, Alfian
dc.contributor.author Tamara, Elvina
dc.date.accessioned 2020-05-08T06:35:58Z
dc.date.available 2020-05-08T06:35:58Z
dc.date.issued 2020
dc.identifier.other skp39499
dc.identifier.uri http://hdl.handle.net/123456789/10844
dc.description 4992 - FTI en_US
dc.description.abstract Toko X merupakan salah satu toko yang bergerak dalam industri alas kaki wanita, khususnya sandal sejak tahun 2014. Saat ini, terdapat penurunan penjualan di Toko X sampai sebesar 20% dalam beberapa bulan terakhir pada tahun 2019. Hal ini disebabkan bahan FTF sebagai bahan utama yang dipakai untuk proses produksi sandal sering mengalami stockout sampai sebesar 15% sehingga menyebabkan terjadinya backorder. Saat ini Toko X belum mempertimbangkan perlunya safety stock dan ketidakpastian lead time dari supplier yang terjadi pada satu tahun terakhir. Sehingga saat terdapat keterlambatan dalam pengiriman bahan, Toko X tidak memiliki stok pengaman yang dapat digunakan untuk mengantisipasi kejadian tersebut. Oleh sebab itu, diperlukan perbaikan dalam kebijakan persediaan di Toko X. Penelitian dilakukan terhadap bahan FTF dengan mempertimbangkan Metode Q dan Metode T. Terdapat kapasitas penyimpanan bahan di gudang sebesar 23 rol bahan atau setara dengan 1.035 meter bahan. Karakteristik dari demand dan lead time yang dialami Toko X bersifat probabilistik. Metode yang tepat untuk digunakan dalam menyelesaikan demand dan lead time yang bersifat probabilistik adalah dengan menggunakan Simulasi Monte Carlo. Tujuan dari metode ini adalah untuk menemukan reorder point (B) dan kuantitas pemesanan (Q), serta interval pemesanan (T) dan inventori maksimum (E) yang menghasilkan expected total cost paling minimum dengan memperhatikan service level sebesar 95%. Pada Metode Q, terdapat 11 buah reorder point dan 9 buah kuantitas pemesanan yang akan dikombinasikan sehingga terdapat total 99 skenario untuk Metode Q yang akan disimulasikan. Sementara, pada Metode T, akan dilakukan simulasi untuk 34 interval pemesanan dengan menggunakan nilai inventori maksimum yang berbeda-beda sampai ditemukan total cost paling minimum. Expected total cost paling minimum Simulasi Monte Carlo Metode Q sebesar Rp493.414,33 dengan service level sebesar 96,54% dihasilkan oleh nilai Q sebesar 540 meter dan nilai B sebesar 49,329 meter. Sementara, expected total cost paling minimum Simulasi Monte Carlo Metode T sebesar Rp492.456,63 dengan service level sebesar 95,91% dihasilkan oleh nilai T sebesar 22 hari dan nilai E sebesar 605,527 meter. Sehingga, dapat disimpulkan bahwa Metode T merupakan metode yang dipilih untuk kebijakan persediaan di Toko X. en_US
dc.language.iso Indonesia en_US
dc.publisher Program Studi Teknik Industri Fakultas Teknologi Industri - UNPAR en_US
dc.title Usulan kebijakan persediaan bahan kulit sintetis FTF untuk produk sandal di Toko X en_US
dc.type Undergraduate Theses en_US
dc.identifier.nim/npm NPM2016610017
dc.identifier.nidn/nidk NIDN0405048801
dc.identifier.kodeprodi KODEPRODI613#Teknik Industri


Files in this item

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record

Search UNPAR-IR


Advanced Search

Browse

My Account