Deteksi tepi pada citra berwarna dengan Bacterial Foraging Algorithm

Show simple item record

dc.contributor.advisor Harjono, Kristopher David
dc.contributor.author Sutyoso
dc.date.accessioned 2019-11-04T06:16:07Z
dc.date.available 2019-11-04T06:16:07Z
dc.date.issued 2019
dc.identifier.other skp38305
dc.identifier.uri http://hdl.handle.net/123456789/9536
dc.description 1610 - FTIS en_US
dc.description.abstract Dengan semakin meningkatnya citra digital yang beredar di masyarakat, kebutuhan pengolahan citra digital juga ikut meningkat. Salah satu pengolahan tersebut ialah segmentasi citra, yaitu membagi suatu citra ke dalam beberapa segmen dengan suatu kriteria tertentu. Jenis operasi ini berkaitan erat dengan pengenalan pola. Pola suatu objek pada citra dapat dikenali jika tepi objek tersebut telah diketahui. Untuk mengenali tepi suatu objek pada citra, terdapat beberapa teknik tradisional seperti teknik Sobel, Canny, Roberts, Kirsch, dan Morphological Gradient. Teknik-teknik tradisional tersebut cenderung tidak mengatasi masalah vagueness. Selain dengan menggunakan teknik tradisional tersebut, deteksi tepi juga dapat dilakukan dengan menggunakan teknik yang lain. Dengan menggunakan Bacterial Foraging Optimization Algorithm (BFOA) adalah salah satu teknik untuk melakukan proses deteksi tepi. Teknik ini akan diimplementasikan pada penelitian yang akan dilakukan. Proses deteksi tepi dengan menggunakan BFOA memerlukan metode USAN dan thresholding. Cara kerja deteksi tepi dengan menggunakan BFOA terlebih dahulu menghitung USAN area dari citra masukkan yang selanjutnya akan dilakukan optimasi dengan BFOA. Setelah dioptimasi, akan dilakukan thresholding untuk mendapatkan citra biner sebagai citra hasil. Pada implementasi yang dilakukan terdapat metode thresholding mean, metode thresholding median, metode thresholding mean & median (non-variance), metode thresholding mean & median (variance), metode thresholding mean & median (variance) & otsu, dan metode thresholding Otsu. Pada perangkat lunak yang dibangun, pengujian kualitas deteksi tepi akan menggunakan basis data gambar Berkeley. Pengujian perangkat lunak dilakukan dengan menggunakan metode Mean Square Error (MSE) dan koefisien Jaccard. Dari penelitian yang telah dilakukan, perangkat lunak yang dibangun telah mampu untuk mendeteksi tepi objek pada citra. Hasil dari pengujian perangkat lunak ialah metode thresholding yang digunakan akan mempengaruhi citra keluaran. Begitu juga dengan nilai parameter pada algoritma BFOA. Parameter BFOA selain mempengaruhi citra hasil, juga mempengaruhi waktu eksekusi yang dibutuhkan. en_US
dc.language.iso Indonesia en_US
dc.publisher Program Studi Teknik Informatika Fakultas Teknologi Informasi dan Sains - UNPAR en_US
dc.subject USAN en_US
dc.subject Bacterial Foraging Opotimization Algorithm en_US
dc.subject Fuzzy en_US
dc.subject Fuzzy Intensifier en_US
dc.subject Edge quality and sharpness en_US
dc.subject Mean Square Error (MSE) en_US
dc.subject koefisien Jaccard en_US
dc.title Deteksi tepi pada citra berwarna dengan Bacterial Foraging Algorithm en_US
dc.type Undergraduate Theses en_US
dc.identifier.nim/npm NPM2015730045
dc.identifier.kodeprodi KODEPRODI618#Teknik Informatika


Files in this item

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record

Search UNPAR-IR


Advanced Search

Browse

My Account