Pemeriksaan operasional pada aktivitas penjualan kredit bahan percetakan untuk mengurangi keterlambatan pembayaran piutang : studi kasus pada CV. Kurnia Abba

Show simple item record

dc.contributor.advisor Wirawan, Samuel
dc.contributor.author Budiarto, Kevin
dc.date.accessioned 2018-10-26T04:25:18Z
dc.date.available 2018-10-26T04:25:18Z
dc.date.issued 2018
dc.identifier.other skp36303
dc.identifier.uri http://hdl.handle.net/123456789/7076
dc.description 23204 - FE en_US
dc.description.abstract Di tengah persaingan usaha yang semakin ketat, para pelaku usaha tetap berusaha untuk menghasilkan laba yang optimal. Laba menjadi unsur terpenting dalam mempertahankan kelangsungan sekaligus untuk perkembangan usaha. Salah satu cara yang dapat digunakan perusahaan untuk meningkatkan laba adalah dengan meningkatkan penjualannya. Untuk memperoleh pendapatan yang optimal, perusahaan perlu melakukan penjualan baik secara tunai maupun kredit. Akan tetapi, terdapat beberapa risiko yang melekat pada penjualan kredit yaitu keterlambatan pembayaran piutang dagang dan piutang yang tak tertagih. Pemeriksaan operasional adalah pemeriksaan terhadap kinerja perusahaan dari sudut pandang manajemen untuk mengevaluasi tingkat ekonomis, efisiensi, dan efektivitas. Penjualan merupakan kegiatan yang melibatkan pihak penjual dan pihak pembeli, yang dalam prakteknya dapat dilakukan dengan beragam cara yaitu secara langsung melalui tatap muka, melalui telepon, atau melalui media komunikasi lainnya dengan tujuan agar terjadi transaksi jual-beli yang saling menguntungkan kedua belah pihak. Penjualan dapat dikategorikan menjadi dua jenis yaitu penjualan tunai dan kredit. Penjualan kredit menimbulkan piutang bagi perusahaan. Piutang merupakan jumlah yang dapat ditagihkan kepada individu atau perusahaan yang berkaitan akibat dari penjualan yang dilakukan secara kredit dan diusahakan dapat segera menjadi uang kas dalam jangka waktu kurang dari satu tahun. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode studi deskriptif. Peneliti mengumpulkan dan menggunakan data primer dan sekunder dalam penelitiannya. Teknik pengumpulan data yang peneliti gunakan dalam penelitian ini adalah studi kepustakaan dan studi lapangan yang terdiri dari wawancara, observasi, dan dokumentasi. Objek penelitian ini adalah pemeriksaan operasional pada aktivitas penjualan kredit bahan percetakan untuk mengurangi tingkat keterlambatan pembayaran piutang di CV. Kurnia Abba. CV. KA. merupakan perusahaan dagang yang menjual bahan percetakan dan merekondisi mesin-mesin percetakan. Pemeriksaan operasional yang telah dilakukan menunjukkan bahwa aktivitas penjualan kredit bahan percetakan di CV. KA menjadi critical problem. Berdasarkan pemeriksaan operasional, peneliti mengetahui bahwa perusahaan belum memiliki ketentuan dan standar yang jelas dalam analisis kredit, penilaian pelanggan, pemeriksaan pengajuan kredit, dan tingkatan dalam penagihan yang dilakukan. Melalui pemeriksaan operasional, peneliti menemukan kelemahan yaitu seleksi calon pelanggan dan analisis kredit 5C yang tidak memadai, persetujuan kredit yang tidak memadai, pencatatan piutang yang tidak memadai, pengelolaan piutang yang tidak memadai, dan penagihan piutang yang tidak memadai. Banyak kebijakan dan prosedur perusahaan dalam aktivitas penjualan kredit yang hanya dilakukan secara lisan seperti proses penilaian pelanggan dalam analisis kredit, proses pengajuan tambahan limit kredit dan batas waktu kredit, dan proses pembuatan komitmen perjanjian pelunasan bagi pelanggan dengan piutang yang terlambat. Perusahaan juga tidak memberikan penawaran diskon kepada pelanggan. Peneliti melakukan simulasi pemberian diskon penjualan kepada 15 pelanggan yang piutangnya tidak lancar dan jumlahnya signifikan dengan persentase piutang yang berumur lebih dari 30 hari sebesar 75%. Melalui hasil simulasi pemberian diskon, apabila pelanggan membayar lebih cepat maka terdapat piutang sebesar Rp. 129.340.380 telah dibayar lunas per 31 Maret 2018 dan piutang perusahan yang pembayarannya menjadi tunai sebesar Rp. 22.962.519. Selain itu terjadi penurunan jumlah sebesar 13% bagi piutang yang berumur 1-30 hari, 30% bagi piutang yang berumur 31-60 hari, dan 37% bagi piutang yang berumur 61-90 hari, dan penurunan jumlah sebesar 29% bagi piutang yang berumur lebih dari 90 hari. Oleh karena itu, peneliti mengembangkan rekomendasi untuk perbaikan yang diharapkan dapat mengoptimalkan aktivitas penjualan kredit perusahaan dan mengurangi tingkat keterlambatan pembayaran piutang perusahaan. en_US
dc.publisher Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomi - UNPAR en_US
dc.subject Pemeriksaan Operasional en_US
dc.subject Aktivitas Penjualan Kredit en_US
dc.subject Keterlambatan Pembayaran Piutang en_US
dc.title Pemeriksaan operasional pada aktivitas penjualan kredit bahan percetakan untuk mengurangi keterlambatan pembayaran piutang : studi kasus pada CV. Kurnia Abba en_US
dc.type Undergraduate Theses en_US
dc.identifier.nim/npm NPM2014130046
dc.identifier.nidn/nidk NUPN9900993398
dc.identifier.kodeprodi KODEPRODI604#Akuntansi


Files in this item

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record

Search UNPAR-IR


Advanced Search

Browse

My Account