Penerapan metode six DMAIC untuk mengurangi persentase produk cacat 514 di CV. Jaya Reksa Manggala

Show simple item record

dc.contributor.advisor Fransiscus, Hanky
dc.contributor.advisor Tjandra, Sugih Sudharma
dc.contributor.author Nixon
dc.date.accessioned 2018-01-29T08:15:01Z
dc.date.available 2018-01-29T08:15:01Z
dc.date.issued 2017
dc.identifier.other skp34914
dc.identifier.uri http://hdl.handle.net/123456789/4841
dc.description 4495 - FTI
dc.description.abstract CV Jaya Reksa Manggala (JRM) merupakan salah satu perusahaan yang bergerak di bidang industri konveksi. Seiring dengan berkembangnya zaman, ketatnya persaingan di dalam industri konveksi memaksa perusahaan-perusahaan untuk meningkatkan mutu pakaian hasil produksi. Hal ini tentu saja membuat CV JRM dituntut untuk semakin baik dalam menghasilkan pakaian yang berkualitas untuk memenuhi keinginan konsumen. CV JRM secara singkat merupakan perusahaan sub kontrak (maklun) dari suatu perusahaan besar yang memproduksi pakaian-pakaian dari brand ternama yang ada di Indonesia. Beberapa produk yang di produksi oleh CV JRM adalah cardigan dan sweater. Dalam penelitian ini, peningkatan mutu pada CV JRM dilakukan dengan menggunakan metode Six sigma DMAIC karena metode ini merupakan metode continuous improvement yang bertujuan untuk mencapai kualitas terbaik. Peningkatan mutu dilakukan dengan mengurangi persentase produk cacat pada CV JRM terutama pada produk 514 pada proses produksi dan proses steam. Tahapan yang akan dilakukan dalam metode Six sigma DMAIC dimulai dengan tahap define untuk proses pengidentifikasian pada proses produksi saat ini. Selanjutnya, tahap measure dilakukan untuk mengetahui performansi sistem di perusahaan saat ini. Sebelum dilakukan upaya perbaikan, nilai DPMO pada CV JRM untuk proses produksi dan steam adalah sebesar 10.786,52 dan 27.341,42 dengan level sigma 3,79 dan 3,43, dan persentase produk cacat sebelum dilakukan perbaikan adalah sebesar 4,94% dan 4,99%. Tahap keempat yaitu tahap analyze. Pada tahap ini dilakukan identifikasi untuk mengetahui akar permasalahan yang menyebabkan produk cacat. Perancangan usulan perbaikan dilakukan pada tahap improve dengan memberikan usulan perbaikan. Beberapa contoh usulan perbaikan yang diberikan adalah dengan memindahkan stasiun kerja, mengganti alat pembuangan benang, memberikan display tekanan, dan pemberian insentif. Pada tahap control dilakukan pengambilan data kembali sebagai perbandingan dari data sebelum perbaikan. Setelah tindakan perbaikan dilakukan maka didapatkan nilai DPMO proses produksi dan steam menurun menjadi 2.941,76 dan 1.812,69 dengan level sigma yang meningkat menjadi 4,25 dan 4,41, dan penurunan persentase produk cacat menjadi 1,47% dan 0,91%. Melalui hasil yang diperoleh, dapat dikatakan bahwa terjadi peningkatan mutu pada CV Jaya Reksa Manggala. en_US
dc.publisher Program Studi Teknik Industri Fakultas Teknologi Industri - UNPAR en_US
dc.title Penerapan metode six DMAIC untuk mengurangi persentase produk cacat 514 di CV. Jaya Reksa Manggala en_US
dc.type Undergraduate Theses en_US
dc.identifier.nim/npm NPM2013610189
dc.identifier.nidn/nidk NIDN0401058802
dc.identifier.nidn/nidk NIDN0424077103
dc.identifier.kodeprodi KODEPRODI613#Teknik Industri


Files in this item

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record

Search UNPAR-IR


Advanced Search

Browse

My Account