Perubahan tata ruang dan bentuk rumah tinggal sederhana tipe 36 : studi kasus Blok L Perumnas Bumi Parahyangan Kencana, Kecamatan Cangkuang, Kabupaten Bandung

Show simple item record

dc.contributor.advisor Budiyuwono, Hartanto
dc.contributor.author Nurtadril, Ikhwan
dc.date.accessioned 2024-07-26T08:36:59Z
dc.date.available 2024-07-26T08:36:59Z
dc.date.issued 2018
dc.identifier.other tes2029
dc.identifier.uri http://hdl.handle.net/123456789/17942
dc.description.abstract Rumah tinggal merupakan salah satu kebutuhan dasar manusia. Penataan fisik perumahan cenderung belum diarahkan pada kualitas arsitektural perumahan, terutama untuk bentuk yang seragam. Penyeragaman tata bentuk perumahan berdampak pada terjadinya perubahan tata ruang dan bentuk pada rumah tinggal sederhana. Pemerintah terus berupaya menyediakan rumah subsidi Tipe 36 yang dianggap sudah layak huni dan memenuhi standart untuk masyarakat berpenghasilan menengah ke bawah. Akan tetapi kenyataannya menunjukan bahwa perubahan tata ruang dan bentuk rumah sering mengalami perubahan. Fenomena pada Blok L Bumi Parahyangan Kencana tahap 2 perubahan terjadi begitu cepat yaitu saat bangunan belum dihuni, berdasarkan pengamatan awal perubahan rumah cenderung pada ekstensi rumah tanpa merubah bangunan asli. Penelitian ini berfokus pada pola perubahan tata ruang dan bentuk rumah tinggal sederhana Tipe 36 tanpa merubah bangunan asli, dan mengkaji faktor apa saja yang mempengaruhi pola perubahan tersebut. Penelitian ini bersifat deskriptif yaitu dengan menjelaskan dan mengevaluasi proses pengembangan yang terjadi pada kasus studi. Sampel penelitian terdiri dari 10 sampel yang dipilih menggunakan metode Purposive Sampling, agar pencarian data lebih terarah dan terfokus pada inti pembahasan. Penelitian ini mengungkap bahwa proses berhuni pada perumahan sederhana tipe 36 membutuhkan penyesuaian yang berupa perubahan. Perubahan terjadi begitu cepat dikarenakan disebabkan rumah asli tidak dapat memenuhi aktivitas pemilik rumah dan aktivitas yang tidak terwadahi merupakan aktivitas rutin yang dilakukan sehari-hari. Perubahan tata ruang dan bentuk rumah tinggal sederhana tipe 36 yang dilakukan cenderung berupa penambahan dan bangunan asli menjadi orientasi dalam melakukan perubahan. Faktor yang mempengaruhi pola perubahan tata ruang dan bentuk adalah jumlah anggota keluarga, usia anggota keluarga, penghasilan, faktor rasa aman, faktor fisiologis, faktor bangunan asli. en_US
dc.language.iso Indonesia en_US
dc.publisher Program Magister Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Katolik Parahyangan en_US
dc.subject RUMAH TINGGAL SEDERHANA en_US
dc.subject TATA RUANG DAN BENTUK en_US
dc.subject TIPE 36 en_US
dc.subject EKSTENSI RUMAH TINGGAL SEDERHANA en_US
dc.title Perubahan tata ruang dan bentuk rumah tinggal sederhana tipe 36 : studi kasus Blok L Perumnas Bumi Parahyangan Kencana, Kecamatan Cangkuang, Kabupaten Bandung en_US
dc.type Master Theses en_US
dc.identifier.nim/npm NPM2015841008
dc.identifier.nidn/nidk NIDK8975450022
dc.identifier.kodeprodi KODEPRODI811#Arsitektur


Files in this item

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record

Search UNPAR-IR


Advanced Search

Browse

My Account