Analisis etika profesional Aparatur Sipil Negara (ASN) di Indonesia dalam masa pemberlakuan bekerja dari rumah

Show simple item record

dc.contributor.advisor Rachmawati, Tutik
dc.contributor.author Sinuraya, Tessa Utari Br
dc.date.accessioned 2024-07-11T08:00:32Z
dc.date.available 2024-07-11T08:00:32Z
dc.date.issued 2022
dc.identifier.other skp44937
dc.identifier.uri http://hdl.handle.net/123456789/17593
dc.description 10355 - FISIP en_US
dc.description.abstract Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis serta mendeskripsikan Implementasi Program E-Tilang dalam Menindak Pelanggaran Lalu Lintas di Kota Bandung oleh Ditlantas Polda Jabar. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori implementasi program miliki Richard E.Matland. Variabel tersebut diantaranya (1) Seperangkat Aturan dan Standar Operasional Prosedur (SOP), (2) Komunikasi dan Koordinasi, (3) Teknologi Informasi, (4) Efektivitas Pemantauan, (5) Tingkat Kepatuhan dan Sanksi. Metode penelitian yang digunakan oleh peneliti adalah metode kualitatif. Pengumpulan data yang dilakukan antara lain yaitu, melakukan wawancara mendalam yang dilakukan kepada 2 Petugas Ditlantas Polda Jawa Barat (unit Subdit Gakkum), perwakilan 5 masyarakat di Kota Bandung, observasi, dan studi dokumen dari Ditlantas Polda Jawa Barat. Berdasarkan hasil pengumpulan data serta analisis yang dilakukan, ditemukan bahwa (1) dalam variabel seperangkat aturan dan SOP masih kurang optimal, masih adanya aparat Ditlantas dan masyarakat yang belum memahami SOP Program E-Tilang. (2) Koordinasi dan komunikasi masih kurang baik, sosialisasi yang dilakukan oleh Ditlantas, serta konsistensi surat konfirmasi yang belum berjalan secara maksimal. (3) Teknologi informasi belum berjalan dengan baik, kamera CCTV yang belum merata dan berfungsi dengan baik. (4) Efektivitas Pemantauan, strategi dan proses pemantauan sudah dapat dikatakan cukup baik, terdapat pengontrolan secara rutin, namun pengawasan yang adil dan tegas masih belum optimal karena masih ditemukan kelalaian oleh aparat. (5) Tingkat Kepatuhan dan Sanksi, dalam menjalankan fungsi dan tanggung jawab sesuai SOP juga belum berjalan cukup baik, masih ada penyelewengan, dan adanya insentif dapat meningkatkan kepatuhan. Berdasarkan pada beberapa temuan dalam Implementasi Program E-Tilang, maka peneliti memberikan beberapa rekomendasi yaitu, meningkatkan peran Ditlantas dalam memberikan sosialisasi, meningkatkan fungsi dan pemerataan kamera CCTV agar dapat berjalan sesuai fungsinya dan menindak pelanggar lalu lintas lebih banyak lagi, memperkuat pengawasan secara tegas dan adil, meningkatkan konsistensi tanggung jawab dan fungsi aparat sesuai SOP agar tidak ada lagi ketidaksesuaian dalam menjalankan fungsi dan tanggung jawab, serta perlunya dukungan penuh Pemerintah terkait anggaran. en_US
dc.language.iso Indonesia en_US
dc.publisher Program Studi Administrasi Publik Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik - UNPAR en_US
dc.subject ETIKA PROFESIONAL en_US
dc.subject APARATUR SIPIL NEGARA (ASN) en_US
dc.subject BEKERJA DARI RUMAH (WORK FROM HOME) en_US
dc.title Analisis etika profesional Aparatur Sipil Negara (ASN) di Indonesia dalam masa pemberlakuan bekerja dari rumah en_US
dc.type Undergraduate Theses en_US
dc.identifier.nim/npm NPM6071801034
dc.identifier.nidn/nidk NIDN0403037702
dc.identifier.kodeprodi KODEPRODI607#Ilmu Administrasi Publik


Files in this item

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record

Search UNPAR-IR


Advanced Search

Browse

My Account