Permasalahan perubahan fungsi dalam pelestarian arsitektur pada bangunan cagar budaya di Bandung era pertengahan abad XX : kasus studi : villa merah gedung tiga warna (de drie kleur) gedung bio farma

Show simple item record

dc.contributor.advisor Sombu, Alwin Suryono
dc.contributor.advisor Saliya, Yuswadi
dc.contributor.author Harahap, Yulia Batulina
dc.date.accessioned 2022-12-09T07:15:49Z
dc.date.available 2022-12-09T07:15:49Z
dc.date.issued 2021-09-09
dc.identifier.other tes2096
dc.identifier.uri http://hdl.handle.net/123456789/13923
dc.description.abstract Kondisi bangunan cagar budaya di Bandung memprihatinkan akibat perubahan fungsi yang tidak sesuai dengan konsep awalnya. Namun masih ditemukan beberapa bangunan yang masih baik kondisinya walaupun sudah mengalami beberapa kali perubahan fungsi. Studi ini akan mengangkat isu pentingnya mempertahankan nilai-nilai bangunan cagar budaya yang difokuskan pada aspek fungsi dan bentuk, dengan kasus studi Villa Merah, Gedung Tiga Warna dan Biofarma. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dan evaluatif, yang menggabungkan teori Fungsi-Bentuk-Konstruksi dengan teori Pelestarian. Hasil studi Villa Merah, Gedung Tigawarna dan Biofarma memiliki nilai-nilai yang harus dilestarikan, namun pada perjalanannya hanya Villa Merah yang masih mempertahankan bentuk aslinya, sedangkan gedung Tigawarna dan Biofarma sudah mengalami perubahan yang signifikan terkait ruang dalamnya untuk penyesuaian dengan fungsi baru. Manfaat penelitian diharapkan memberikan kontribusi pengetahuan arsitektur bagi masyarakat, masukan bagi para akademisi dan mahasiswa Arsitektur, juga dapat menjadi masukan bagi pemegang kebijakan dalam menyusun strategi pelestarian bangunan cagar budaya. en_US
dc.language.iso Indonesia en_US
dc.publisher Program Magister Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Katolik Parahyangan en_US
dc.subject Perubahan Fungsi en_US
dc.subject Pelestarian en_US
dc.subject Bangunan Cagar Budaya en_US
dc.title Permasalahan perubahan fungsi dalam pelestarian arsitektur pada bangunan cagar budaya di Bandung era pertengahan abad XX : kasus studi : villa merah gedung tiga warna (de drie kleur) gedung bio farma en_US
dc.type Master Theses en_US
dc.identifier.nim/npm NPM8111801013
dc.identifier.nidn/nidk NIDN0431105601
dc.identifier.kodeprodi KODEPRODI811#Arsitektur


Files in this item

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record

Search UNPAR-IR


Advanced Search

Browse

My Account