Pemilihan supplier komponen besi cor pada PT. NV Tenaga dengan menggunakan metode Analytic Network Process (ANP)

Show simple item record

dc.contributor.advisor Wibisono, Yogi Yusuf
dc.contributor.author Nugroho, Agustina Viani Trinanda Adi
dc.date.accessioned 2018-01-31T01:00:26Z
dc.date.available 2018-01-31T01:00:26Z
dc.date.issued 2017
dc.identifier.other skp35003
dc.identifier.uri http://hdl.handle.net/123456789/4928
dc.description 4584 - FTI en_US
dc.description.abstract PT NV Tenaga merupakan perusahaan yang bergerak pada industri timbangan. Salah satu produk yang dihasilkan adalah timbangan centisimal bascule yang menggunakan komponen besi cor sebagai bahan bakunya. Komponen besi cor yang digunakan merupakan pasokan yang dikirim oleh CV Karya Baja. Selama menjalin kerjasama dengan CV Karya Baja, perusahaan sering menemukan bahan baku dengan kualitas yang kurang baik, seperti tidak memiliki ketebalan dan kekerasan yang sesuai standar serta ditemukan cacat seperti keropos pada bagian dalam. Hal tersebut dapat menyebabkan komponen menjadi patah saat dilakukan proses produksi atau saat digunakan oleh konsumen. PT NV Tenaga dan CV Karya Baja bekerjasama karena hubungan bisnis yang telah dijalankan turun temurun sejak perusahaan dijalankan oleh pemilik pendahulunya. Dengan kata lain, pembelian komponen kepada CV Karya Baja hanya didasari oleh hubungan kepercayaan warisan. Hal ini yang membuat PT NV Tenaga seolah-olah menutup mata terhadap ketidakpuasan dirasakan terhadap CV Karya Baja. PT NV Tenaga ingin meninggalkan cara pemilihan supplier tersebut dan bermaksud ingin melakukan pemilihan supplier dengan cara yang tepat. Metode Analytic Network Process (ANP) merupakan metode pengambilan keputusan yang mempertimbangkan banyak kriteria yang saling terkait dan akan menghasilkan keputusan prioritas supplier berdasarkan bobot kepentingan. Metode ini mampu memodelkan dan menggambarkan hubungan keterkaitan cluster dan node dalam bentuk jaringan. Berdasarkan hasil studi literatur dan wawancara terdapat empat kriteria (kualitas, harga, pelayanan, dan pengiriman) dan delapan subkriteria (tingkat kualitas bahan baku, kemampuan memberikan kualitas yang konsisten, tingkat harga, cara pembayaran, kemudahan klaim komponen cacat, kemudahan dihubungi, kecepatan pengiriman, dan fleksibilitas jumlah pengiriman) sebagai pertimbangan perusahaan dalam memilih supplier. Diperoleh pula hubungan keterkaitan node pada satu cluster (inner dependence) dan hubungan keterkaitan node pada cluster yang berbeda (outer dependence). Berdasarkan model pemilihan supplier yang dikembangkan dilakukan penilaian oleh pengambil keputusan pada perbandingan berpasangan sehingga diperoleh bobot prioritas alternatif supplier. Perhitungan bobot alternatif supplier dilakukan dengan bantuan software Super Decision 2.8. dan diperoleh bobot untuk CV Karya Baja sebesar 0,311, CV Ikada sebesar 0,305, dan CV Pelosa sebesar 0,383. Dengan demikian, usulan prioritas supplier komponen besi cor untuk timbangan centisimal bascule yang dapat diberikan kepada PT NV Tenaga yaitu CV Pelosa, pada urutan kedua yaitu CV Karya Baja, dan pada urutan ketiga yaitu CV Ikada. en_US
dc.language.iso Indonesia en_US
dc.publisher Program Studi Teknik Industri Fakultas Teknologi Industri - UNPAR en_US
dc.title Pemilihan supplier komponen besi cor pada PT. NV Tenaga dengan menggunakan metode Analytic Network Process (ANP) en_US
dc.type Undergraduate Theses en_US
dc.identifier.nim/npm NPM2013610038
dc.identifier.nidn/nidk NIDN0417057401
dc.identifier.kodeprodi KODEPRODI613#Teknik Industri


Files in this item

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record

Search UNPAR-IR


Advanced Search

Browse

My Account