Penentuan uji memori berdasarkan Electroencephalograph (EEG) untuk pengujian kebugaran kerja

Show simple item record

dc.contributor.advisor Siswanto, Daniel
dc.contributor.author Budiyanto, Marcellina Agnes
dc.date.accessioned 2018-01-29T06:53:44Z
dc.date.available 2018-01-29T06:53:44Z
dc.date.issued 2017
dc.identifier.other skp34906
dc.identifier.uri http://hdl.handle.net/123456789/4799
dc.description 4487 - FTI
dc.description.abstract Kecelakaan kerja sering kali terjadi karena kelalaian manusia. Peningkatan terhadap kesalahan pekerja dapat terjadi akibat meningkatnya tingkat kelelahan kerja. Kelelahan dapat ditandai dengan munculnya kantuk. Dengan adanya kantuk, menyebabkan terjadinya penurunan performansi. Apabila penurunan performansi tersebut tidak segera ditangani, maka dapat mengakibatkan kecelakaan. Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah dengan melakukan pengujian kebugaran kerja sebelum pekerjaan dimulai. Pengujian kebugaran kerja dapat dilakukan dengan mengukur performansi berdasarkan kemampuan motorik, perseptual, maupun kognitif. Salah satu kemampuan kognitif manusia adalah kemampuan mengingat yang dapat diukur dengan menggunakan uji memori. Dari berbagai uji memori yang ada, belum diketahui uji memori mana yang dapat diandalkan dan menunjukkan perubahan kantuk secara akurat. Untuk itu, perlu dilakukan pemilihan uji memori yang tepat sehingga benar-benar dapat diandalkan dalam pengujian kebugaran kerja. Keandalan uji memori dilihat berdasarkan uji reliabilitas dengan perhitungan ICC yang dapat melihat variasi di dalam subjek maupun antar subjek. Uji memori yang diteliti dalam penelitian ini terdapat tiga tipe, yaitu Corsi Block-Tapping Task, Digit Span, dan Working Memory Test. Penentuan uji memori yang mampu menunjukkan kondisi kantuk dapat dilakukan dengan membandingkan hasil uji memori dengan salah satu alat ukur gold standard melalui uji korelasi. Alat ukur gold standard yg dipilih adalah EEG, dimana EEG dapat mengukur tingkat kantuk seseorang secara objektif melalui rasio tingkat kantuk berdasarkan gelombang otak. Pengujian ini dilakukan terhadap 18 orang partisipan pria berusia 18-25 tahun yang masing-masing memiliki durasi tidur berbeda, yaitu <5 jam, 5-7 jam, dan 7-9 jam. Hasil uji korelasi menunjukkan bahwa Corsi Block-Tapping Task menghasilkan korelasi tinggi terhadap rasio tingkat kantuk pada bagian frontal dan temporal, Working Memory Test menghasilkan korelasi tinggi terhadap rasio tingkat kantuk pada bagian otak frontal dan parietal, sedangkan Digit Span hanya berkorelasi terhadap rasio tingkat kantuk bagian otak temporal saja dan nilai korelasinya tidak terlalu tinggi. Hasil pengujian reliabilitas menunjukkan bahwa rata-rata nilai reliabilitas untuk Corsi Block-Tapping Task, Digit Span, maupun Working Memory Test berada pada rentang reliabilitas good (0,75- 0,90). Corsi Block-Tapping Task dan Working Memory Test dipilih untuk digunakan dalam pengujian kebugaran kerja karena memiliki nilai korelasi tinggi terhadap EEG dan juga memiliki nilai reliabilitas yang baik. en_US
dc.publisher Program Studi Teknik Industri Fakultas Teknologi Industri - UNPAR en_US
dc.title Penentuan uji memori berdasarkan Electroencephalograph (EEG) untuk pengujian kebugaran kerja en_US
dc.type Undergraduate Theses en_US
dc.identifier.nim/npm NPM2013610082
dc.identifier.nidn/nidk NIDN0425057601
dc.identifier.kodeprodi KODEPRODI613#Teknik Industri


Files in this item

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record

Search UNPAR-IR


Advanced Search

Browse

My Account